JaPang kolaborasi dengan 5 fintech besar untuk JAWARA

Jum'at, 7 Januari 2022 | 06:12 WIB ET

Jakarta - PT Jaring Pangan Indonesia (JaPang) yang berkecimpung dalam pengadaan barang komoditi pangan seperti beras, telur dan ayam potong berkolaborasi dengan Financial Institution seperti Akseleran, Crowdo, Digiasia Bios, Komunal, dan Koin Works untuk pendanaan JAWARA. JAWARA adalah kepanjangan dari JaPang Warung Rakyat merupakan sebuah program inisiatif dari Japang yang ditujukan untuk menciptakan UMKM baru sehingga ketahanan ekonomi masyarakat bisa tercapai. 

Program JAWARA memberikan permodalan sebesar Rp25 juta yang diberupakan pada produk beras, ayam, dan telur. Selain dari produk tersebut JaPang melalui program JAWARA juga menyiapkan perlengkapan penjualan seperti freezer, pallet, dan juga pelatihan-pelatihan. JaPang menargetkan 10.000 Jawara bisa aktif di awal Q2 2022. 

Menurut Benny Tjong selaku CEO Jaring Pangan Indonesia, JaPang sangat terbuka dengan institusi keuangan baik perbankan atau fintech yang ingin mendukung program JAWARA ini.

"Japang yang saat ini dalam proses finalisasi pendanaan pre-series A, sangat mengapresiasi kolaborasi dengan lima fintech besar yakni Akseleran, Crowdo, Digiasia Bios, Komunal dan Koin Works. Pendanaan lima fintech besar untuk JAWARA ini merupakan awal yang baik, karena saat ini kami juga sedang memfinalisasi dengan beberapa bank besar," ungkap Benny.

Menurut Deddy P. Effendi selaku Head of Communications and Business Jaring Pangan, para JAWARA terpilih tidak perlu ragu dan khawatir terhadap pendanaannya dengan skema peer to peer lending ini.

“Pendanaan peer to peer lending dari lima fintech besar ini murni untuk mempercepat aktivasi para JAWARA sebagai penerima modal. Para JAWARA yang terpilih tidak perlu ragu dan khawatir pada resiko bisnis karena JaPang yang menjadi inisiator dan garantornya," jelas Deddy. 

"Kerja sama dengan 5 fintech ini merupakan kerja sama yang strategis di awal tahun 

2022, ini sangat sejalan dengan perkembangan bisnis Jaring Pangan. Bentuk kolaboratif ini 

merupakan bukti kepercayaan yang diberikan ke JaPang," imbuh Deddy Effendi. kbc9

Bagikan artikel ini: