Raih dana dari ADB, ITS siap bangun pusat inovasi

Senin, 10 Januari 2022 | 07:57 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mendapatkan bantuan dana dari Asian Development Bank (ADB) guna mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

Dana rencananya dialokasikan untuk pembangunan sarana prasarana pusat inovasi, sesuai dengan sosialisasi ADB yang disampaikan pada hari terakhir Rapat Kerja Pimpinan ITS 2022, Minggu (9/1/2022).

Wakil Rektor IV ITS Bambang Pramujati ST MSc Eng PhD menuturkan bahwa fokus dana ADB tahun ini ialah capacity building atau pembangunan gedung dan menara pusat inovasi di ITS. Diketahui sebelumnya bahwa ITS mendapatkan dana dari ADB yang setara dengan dana pembangunan selama lima tahun ke depan.

Rencananya, gedung-gedung tersebut akan diisi dengan peralatan prototyping yang setara dengan kualitas industri. Hal ini sesuai dengan tujuan dibangunnya gedung-gedung tersebut, yakni meningkatkan SDM baik untuk dosen, tenaga kependidikan (tendik), dan mahasiswa.

"Gedung-gedung tersebut nanti akan diberi peralatan prototyping yang bisa digunakan oleh para dosen, tendik, dan mahasiswa," paparnya.

Adapun beberapa gedung dan menara yang rencananya akan dibangun dengan dana ini adalah gedung Maritime Center, gedung Creative Center, gedung ICT and Robotics Center, gedung Automotive Center dengan lintasan sirkuit, gedung Cultural and Language Center, dan menara ITS. Gedung-gedung tersebut akan dibangun di kawasan Science Techno Park ITS.

Bambang mengungkapkan, pembangunan gedung-gedung tersebut rencananya dimulai pada pertengahan tahun 2022 ini. "Saat ini masih dilakukan perencanaan pembangunan dan dokumen-dokumen lelang untuk pembangunan gedung-gedung tersebut," terang dosen Departemen Teknik Mesin ini lebih lanjut.

Bambang berharap agar gedung-gedung tersebut mampu memiliki kualitas yang setara dengan industri agar mahasiswa nantinya juga bisa mendapatkan pengalaman seperti bekerja di sebuah industri. "Harapannya, mahasiswa memiliki ketertarikan dan pengalaman yang baik untuk bekerja di industri," pungkas lelaki asal Yogyakarta ini. kbc10

Bagikan artikel ini: