Bank Jatim gandeng Dinas Pendidikan Jawa Timur dalam penyaluran dana BOS

Sabtu, 29 Januari 2022 | 14:03 WIB ET

YOGYAKARTA, kabarbisnis.com: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (bankjatim) melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) dengan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. PKS ini dilakukan dalam rangka meningkatkan layanan penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di seluruh tingkatan sekolah SDLB, SMPLB, SMA, SMALB, dan SMK baik negeri dan swasta di Provinsi Jawa Timur.

Penandatanganan PKS berlangsung di Hotel Melia Purosani Yogyakarta dan dihadiri langsung oleh Direktur Utama bankjatim Busrul Iman yang pada saat penandatanganan kerjasama ini bertindak sebagai Pgs. Direktur Komersial dan Korporasi bankjatim. Hadir pula Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Dr. Ir. Wahid Wahyudi, MT.

Dengan ditandatanganinya PKS ini, diharapkan dapat mempercepat dan mempermudah penyaluran dana BOS. Selain itu PKS ini juga diharapkan mampu meningkatkan Dana Pihak Ketiga (DPK) bankjatim. Kegiatan PKS ini bertepatan dengan Rapat Koordinasi serta Rencana Strategi di Tahun 2022 Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Busrul Iman menyampaikan bahwa PKS ini merupakan bentuk konsistensi bankjatim kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur untuk selalu memberikan pelayanan yang terbaik guna mendukung upaya peningkatan kualitas pendidikan dan program-program dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

"Saya mewakili manajemen bankjatim mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur yang telah memberikan kepercayaan kepada bankjatim untuk mengelola penyaluran dana Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan dana Operasional BOS, semoga support ini dapat mewujudkan cita-cita kami untuk menjadi Bank Pembangunan Daerah (BPD) nomor 1 di Indonesia," ujar Busrul.

Dalam kesempatan itu Wahid Wahyudi mengucapkan terimakasih kepada bankjatim yang selama ini telah memberikan pelayanan terbaik kepada Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur khususnya dalam penyaluran dana BOS. "Selama ini kami tidak pernah ada kendala dalam melakukan transaksi keuangan dengan bankjatim," ucap Wahid Wahyudi.

Saat ini bankjatim telah ditunjuk sebagai bank yang berperan dalam implementasi pengelolaan Dana BOS berbasis aplikasi Si-BOS. Dengan adanya aplikasi Si-BOS ini diharapkan mampu meminimalisir kesalahan dalam pembuatan laporan, menjaga akurasi, kelengkapan data dan laporan keuangan. Hal ini tentunya semakin mengukuhkan komitmen bankjatim dalam mendukung Pemerintah dalam Gerakan Nasional Non Tunai (GNTT). kbc7

Bagikan artikel ini: