Semen Indonesia kemas laba bersih Rp2,02 triliun di 2021

Selasa, 1 Maret 2022 | 15:49 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) dan entitas anak membukukan laba bersih sebesar Rp 2,02 triliun sepanjang tahun 2021. Angka tersebut lebih rendah -27,61% dibandingkan pencapaian SMGR tahun 2020 sebanyak Rp2,79 triliun.

Perseroan turut membukukan pendapatan sebesar Rp 34,95 triliun selama tahun yang berakhir pada 31 Desember 2021, atau merosot -0,60% dibandingkan pendapatan tahun 2020 sebesar Rp 35,17 triliun.

Volume penjualan semen masih menjadi penopang pendapatan perseroan sebesar Rp 28,54 triliun, masih lebih rendah dari tahun 2020 sebesar Rp 29,02 triliun, sebagaimana tertuang dalam laporan keuangan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) dalam Keterbukaan Informasi, Bursa Efek Indonesia, Selasa (1/3/2022).

Sejumlah pos lain yang berkontribusi terhadap pendapatan SMGR adalah penjualan terak Rp 3,19 triliun, beton jadi dan siap pakai Rp 1,76 triliun, kantong semen Rp128,7 miliar, persewaan tanah Rp 35,03 miliar, tanah kawasan industri Rp 58,91 miliar, jasa penambangan Rp 16,70 miliar, dan lain-lain Rp 1,21 triliun.

Beban pokok pendapatan SMGR membengkak 2,81% menjadi Rp 24 triliun, dari sebelumnya Rp 23,3 triliun. Sejumlah beban yang meningkat diantaranya pemakaian bahan baku Rp 1,64 triliun, beban pabrikasi bahan bakar dan energi Rp 8,59 triliun, sewa Rp 95,39 miliar.

Alhasil, laba per saham perseroan merosot menjadi Rp 341, dari sebelumnya Rp 471.SMGR memiliki jumlah aset per 31 Desember 2021 sebanyak Rp 76,50 triliun, lebih rendah -1,92% dibandingkan total aset akhir 2020 sebanyak Rp 78,00 triliun.

Total liabilitas perseroan berkurang menjadi Rp 34,94 triliun, dari sebelumnya Rp 40,57 triliun. Sementara ekuitas perseroan bertambah mencapai Rp 39,78 triliun dari Rp 35,65 triliun.

Adapun arus kas dan setara kas pada akhir tahun yang berakhir pada 31 Desember 2021 menjadi Rp 2,47 triliun, lebih rendah dari kas akhir 2020 sebesar Rp 2,93 triliun.kbc11

Bagikan artikel ini: