Antigen/PCR dihapus, trafik penumpang di bandara AP I melesat 20%

Kamis, 17 Maret 2022 | 08:12 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Trafik penumpang di 15 bandara kelolaan PT Angkasa Pura I atau AP I mengalami peningkatan sejak aturan bebas Antigen dan PCR diterapkan. Aturan tersebut tercantum dalam SE Kemenhub No.21/2022 yang berlaku 8 Maret 2022 lalu.

Sejak 8-14 Maret, Angkasa Pura I tercatat telah melayani hingga 761.234 penumpang atau mengalami peningkatan hingga 20% jika dibandingkan periode 1-7 Maret yang melayani 631.271 penumpang di 15 bandara yang dikelola.

Sedangkan untuk trafik pesawat pada periode 8-14 Maret, Angkasa Pura I tercatat melayani 7.208 pergerakan pesawat atau meningkat 9% jika dibandingkan periode 1-7 Maret yang melayani 6.610 pergerakan pesawat.

"Peningkatan trafik penumpang & pergerakan pesawat domestik pasca implementasi aturan perjalanan terbaru menjadi sinyal positif kembali bergairahnya industri aviasi & pariwisata secara perlahan. Ini juga menjadi indikasi mulai kembalinya kepercayaan masyarakat untuk kembali bepergian dengan moda transportasi udara dengan persyaratan perjalan yang lebih mudah dan nyaman," ujar Direktur Utama Angkasa Pura I, Faik Fahmi, Rabu (16/3/2022).

Dia menjelaskan, Bandara Adisutjipto Yogyakarta menjadi bandara yang mengalami kenaikan penumpang tertinggi pasca implementasi aturan perjalanan baru dengan melayani 2,197 penumpang atau meningkat hingga 33% dibandingkan pekan sebelumnya yang melayani 1.650 penumpang.

Sedangkan Bandara El Tari Kupang menjadi bandara yang mengalami peningkatan tertinggi kedua dengan melayani 22.216 penumpang atau meningkat hingga 29% jika dibandingkan pekan sebelumnya yang melayani 17.181 penumpang dan Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali menjadi bandara yang mengalami peningkatan tertinggi ketiga dengan melayani 118.319 penumpang atau meningkat hingga 28% jika dibandingkan pekan sebelumnya yang melayani 91.789 penumpang.

"Dengan terus bertambahnya jumlah maskapai yang melayani penerbangan rute internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, diharapkan dapat mendukung upaya pemulihan ekonomi & industri pariwisata di Bali secara berkelanjutan. Kami juga berkomitmen untuk terus memastikan semua prosedur operasional penerbangan internasional berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku & implementasi protokol kesehatan dilaksanakan secara ketat demi mewujudkan penerbangan yang aman, nyaman dan sehat bagi seluruh pengguna jasa," tambah Faik. kbc10

Bagikan artikel ini: