Forum Komunikasi Majelis Taklim Indonesia minta LaNyalla jadi Dewan Penasehat

Sabtu, 19 Maret 2022 | 05:15 WIB ET

JAKARTA - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, diminta menjadi Penasehat Forum Komunikasi Majelis Taklim Indonesia (FKMTI). Permintaan itu disampaikan langsung pengurus FKMTI saat beraudiensi dengan LaNyalla di Kediaman Ketua DPD RI, kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (18/3/2022).

Pada kesempatan itu, Ketua DPD RI didampingi Senator Andi Muh Ihsan (Sulawesi Selatan), Staf Khusus Ketua DPD RI Sefdin Syaifudin dan Togar M Nero, serta Sekjen DPD RI Rahman Hadi. Dari FKMTI, hadir Ketua Umum Ustadz Reza, Gus Waridz, M. Faruq dan Syarif Efendi.

Menurut Ustadz Reza, organisasinya menaungi 128 majelis taklim di seluruh Indonesia. "Kami melakukan pembinaan dan melakukan penguatan kepada majelis taklim di Indonesia," katanya.

Dikatakan Reza, penunjukkan LaNyalla bukan tanpa alasan. Ia menilai Senator asal Jawa Timur itu adalah pribadi yang sangat dekat dengan kalangan Ulama dan Habaib. 

"Selain itu, ini juga atas arahan sejumlah Kiai yang meminta saya untuk menemui Pak LaNyalla. Kalau tidak atas arahan Kiai, saya tidak berani untuk meminta Bapak jadi penasehat kami," papar Ustadz Reza.

Ustadz Reza juga mengundang Ketua DPD RI untuk menghadiri majelis taklim di bawah naungan organisasinya. 

"Saya mengundang Bapak secara langsung untuk menghadiri majelis taklim kami. Undangan akan kami susulkan," tutur Ustaz Reza.

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, berterima kasih atas amanah yang dimintakan kepada dirinya untuk menjadi Penasehat FKMTI. Menurutnya, jika Ustadz Reza tak berani menunjuk jika tak diminta Kiai, LaNyalla mengaku tak berani menolak perintah Kiai. 

"Saya sangat menghormati Ulama dan Habaib. Sulit bagi saya untuk menolak. Dengan senang hati saya terima tawarannya," kata LaNyalla.

LaNyalla juga siap meluangkan waktu untuk mendatangi undangan majelis taklim yang disampaikan Ustadz Reza. 

"Insya Allah saya luangkan waktu untuk hadir. Saya selalu menyempatkan diri untuk hadir ke acara-acara keagamaan," papar LaNyalla.(*)

Bagikan artikel ini: