BLT Rp1 juta pekerja bergaji Rp 3,5 juta ke bawah bakal cair sebelum Lebaran

Rabu, 6 April 2022 | 10:42 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah memperluas pekerja penerima subsidi upah, yakni mereka yang bergaji di bawah Rp 3,5 juta. Semula program ini ditujukan untuk pekerja dengan gaji di bawah Rp 3 juta. Bantuan Langsung Tunai (BLT) ini akan diberikan kepada 8,8 juta pekerja di Indonesia.

"Bantuan subsidi upah untuk 8,8 juta pekerja dengan gaji di bawah Rp 3,5 juta," kata Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono seperti dikutip, Selasa (5/4/2022).

Susi mengatakan, subsidi tersebut akan diberikan kepada pekerja dalam waktu dekat. Diperkirakan pelaksanaannya sebelum Idul Fitri 2022. Ini agar daya beli masyarakat menjelang hari raya tetap terjaga di tengah kenaikan harga komoditas.

"Penyalurannya akan dilakukan secepatnya, untuk menjaga daya beli para Pekerja, di masa Ramadan dan Idul Fitri," kata dia.

Susi mengatakan, pemerintah akan menggunakan dana program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Masing-masing pekerja akan mendapatkan subsidi upah sebesar Rp 1 juta.

"Alokasinya di anggaran PEN. Sesuai arahan dan hasil Rakortas, direncanakan besarannya Rp 1 juta per orang," kata dia.

Sementara itu, untuk pencairan subsidi upah akan dilimpahkan kepada Kementerian Ketenagakerjaan. Kementerian tersebut akan membuat ketentuan lanjutan melalui Peraturan Menteri Ketenagakerjaan.

"Untuk pengaturan lebih lanjut, biasanya akan diatur lebih teknis melalui Permenaker tentang Pedoman Pemberian BSU," kata dia.

Apa saja syarat bagi penerima Bantuan Subsidi Upah?

Jika mengacu pada aturan pada 2021, ada beberapa syarat dapat subsidi upah dapat diberikan, melansir laman https://bsu.kemnaker.go.id/. Yakni:

- Warga Negara Indonesia yang dibuktikan dengan kepemilikan NIK

- Peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan

- Mempunyai gaji/upah paling banyak sebesar Rp 3,5 juta. Besaran ini mengacu pada ketentuan yang ditetapkan pemerintah pada 2021

- Pekerja/buruh bekerja di wilayah dengan upah minimum provinsi atau kabupaten/kota lebih besar dari Rp 3.500.000, maka persyaratan gaji/upah tersebut menjadi paling banyak sebesar upah minimum kabupaten/kota dibulatkan ke atas hingga ratus ribuan penuh.

- Bekerja di wilayah PPKM Level 3 dan Level 4 yang ditetapkan pemerintah

- Diutamakan yang bekerja pada sektor industri barang konsumsi, transportasi, aneka industri, properti dan real estate, perdagangan & jasa kecuali Pendidikan dan Kesehatan (sesuai klasifikasi data sektoral BPJSTK). kbc10

Bagikan artikel ini: