Permintaan membludak, inden mobil Honda di Jatim tembus 1.600 unit

Rabu, 13 April 2022 | 09:51 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Permintaan konsumen terhadap mobil Honda cukup tinggi. Terbukti, Honda Surabaya Center (HSC) selaku main dealer mobil Honda di Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara mencatat ada lebih dari 1.600 unit dalam antrean pemesanan alias inden.

Dari jumlah tersebut, paling banyak dipesan adalah tipe Brio. Selain itu, ada juga HRV, BRV dan terakhir CRV.

"Permintaan paling banyak masyarakat di Jatim, Bali, dan Nusa Tenggara adalah tipe Brio, dengan total inden mencapai sekitar 800 unit, atau separuhnya," ujar Marketing and After Sales Service Director HSC, Wendy Miharja di Surabaya, baru-baru ini.

Dia mengatakan, daftar tunggu tersebut memiliki lama waktu beragam.

"Konsumen harus sabar menunggu bahkan sampai tiga bulan untuk tipe tertentu, seperti jenis Honda HRV yang bisa sampai September 2022," katanya.

Menurut Wendy, adanya daftar tunggu tersebut disebabkan oleh tingginya permintaan mobil, di satu sisi kemampuan suplai kendaraan dari Honda Prospect Motor (HPM) terbatas.

Untuk menyelesaikan kendala suplai ini, Wendy mengaku intens berkomunikasi dengan berbagai pihak.

"Kita intens berkomunikasi dengan Honda MPM hampir tiap minggu. Kita berkomunikasi dengan Honda Asean dan Oseania, bernegosiasi dengan pihak Jepang supaya dapat suplai lebih," ujarnya.

Wendy bilang, tingginya permintaan itu menunjukkan tren positif penjualan mobil honda di HSC pada kuartal I/2022.

Sementara itu HSC mencatat selama kuartal pertama tahun 2022, penjualan mobil Honda di wilayah Jatim, Bali dan Nusa Tenggara sebesar 3.070 unit, meningkat sebesar 18,99% dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2021.

Honda Brio tetap menjadi kontributor utama yaitu menyumbang 54,85% dari total penjualan atau sebesar 1.684 unit. Honda Brio Satya mencatat penjualan sebesar 1.188 unit, sementara itu Honda Brio RS membukukan penjualan sebanyak 496 unit.

Sementara itu, Honda BR-V meraih penjualan sebanyak 601 unit dan Honda City Hatchback RS mencatat penjualan sebesar sebesar 296 unit.

Kemudian, Honda HR-V 1.5L membukukan penjualan sebesar 232 unit. Honda CR-V meraih penjualan sebanyak 187 unit. Sementara itu, Honda Mobilio terjual sebesar 38 unit. Honda Civic mencatat penjualan sebesar 12 unit.

Honda HR-V 1.8L terjual sebanyak 5 unit. Sedangkan di segmen sedan, Honda City membukukan penjualan sebesar 5 unit dan Honda Accord terjual sebesar 5 unit. Honda Odyssey meraih penjualan sebesar 5 unit.

Wendy menilai seharusnya peningkatan ini bisa lebih dari itu, namun ada kendala di sisi suplai dan microchip di mobil keluaran Honda merek tertentu, sehingga banyak konsumen yang masih inden sejak awal tahun.

Akibat kendala suplai itu, target awal penjualan HSC tahun ini sebanyak 21.000 untuk suplai dari HPM unit harus dipangkas menjadi 19.000-an saja hingga akhir tahun ini.

"Tapi kita optimis penjualan tahun ini akan jauh lebih baik dari realisasi tahun lalu yang di angka 10.000 unit," ujar Wendy. kbc7

Bagikan artikel ini: