Pendapatan negara capai Rp484,83 triliun di kuartal I/2022, ini sumbernya

Rabu, 13 April 2022 | 10:12 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan, Hadiyanto mencatat, realisasi pendapatan negara hingga kuartal I-2022 mencapai Rp484,83 triliun atau 26,3 persen dari pagu anggaran 2022, meningkat dari periode yang sama di 2021 mencapai Rp373,37 triliun.

Pendapatan ini bersumber dari perpajakan sebesar Rp385,63 triliun dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebesar Rp99,09 triliun.

"Pendapatan kuartal I-2022 tumbuh lebih baik dibandingkan kuartal I-2021," kata Hadiyanto dalam Pembukaan Rakornas Pelaksanaan Anggaran Tahun 2022, Jakarta, Selasa (12/4/2022).

Sementara itu realisasi belanja negara telah mencapai 18,1 persen. Terdiri dari belanja kementerian/lembaga (K/L) sebesar Rp 151,49 triliun dan belanja non K/L sebesar Rp 162,68 triliun. Sedangkan penyerapan TKDD sebesar 176,46 triliun.

"Realisasi belanja kuartal I 18,1 persen dan penyerapan TKDD sebesar 22,9 persen dari target APBN," imbuhnya.

Hadiyanto mengatakan, pemerintah akan terus menjaga dan meningkatkan kinerja penggunaan APBN yang merata di setiap kuartalnya. Sehingga bisa mengungkit dan lebih efektif untuk perekonomian nasional.

Untuk itu dia meminta para kementerian/lembaga segera membuka blokir alokasi anggaran. Agar belanja-belanja strategis bisa segera terealisasi dan dilaksanakan segera.

"Agar membawa kemanfaatan lebih awal. Pembelanjaan kontrak ini harus didorong untuk mencegak eagle belanja," katanya. kbc10

Bagikan artikel ini: