Bangun infrastruktur kelistrikan Huntara korban erupsi Semeru, PLN investasikan Rp5 miliar lebih

Senin, 18 April 2022 | 20:34 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Pasca erupsi Gunung Semeru pada akhir 2021 lalu, PLN tengah melakukan pembangunan infrastruktur kelistrikan di Hunian Sementara (Huntara) di Desa Sumbermujur Kecamatan Candipuro senilai Rp 4,8 miliar.

Dana tersebut sebagian besar digelontorkan untuk pembangunan jaringan listrik dan Rp 276,87 juta untuk sambungan listrik ke 250 rumah pelanggan.

General Manager PLN UID Jawa Timur, Lasiran memaparkan progres pembangunan jaringan kelistrikan untuk menyuplai 2.000 pelanggan di lokasi Huntara korban pasca erupsi gunung Semeru.

"Kami terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Lumajang terkait pembangunan jaringan kelistrikan agar nantinya saat hunian sementara di lokasi yang baru telah selesai digarap, sambungan listrik juga dapat segera dialirkan. Saat ini telah selesai pengerjaan pembangunan jaringan tahap 1 yaitu sepanjang 2,048 kMs dan telah tersambung ke 250 huntara," papar General Manager PLN UID Jawa Timur, Lasiran di Surabaya, Senin (18/4/2022).

Pembangunan total jaringan listrik ini disuplai oleh penyulang Pronojiwo yang membutuhkan penambahan 79 tiang Tegangan Menengah (TM), 133 tiang Tegangan Rendah (TR), 3.158 kMs jaringan SUTM, 6,447 kMs jaringan SUTR, 7 unit gardu distribusi untuk menyuplai sebanyak 2.000 huntara.

Selain itu, PLN pun menawarkan kepada Pemerintah Kabupaten Lumajang untuk menggunakan material Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) sebagai material pendukung pembangunan infrastruktur Huntara untuk relokasi pengungsi korban erupsi gunung Semeru.

Material ini kemudian bisa diolah menjadi campuran pendukung produk bata ringan, batako, paving, beton jalan, beton konstruksi, spesi/luluhan untuk lantai rabatan & pondasi huntara oleh pihak Pemerintah Kabupaten Lumajang jika dirasa dibutuhkan.kbc6

Bagikan artikel ini: