Ada wabah penyakit mulut dan kuku, YLKI minta pemerintah jamin pangan masyarakat aman

Kamis, 12 Mei 2022 | 09:35 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) angkat bicara terkait penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan sapi yang kian membuat gusar pelaku usaha.

Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi mengatakan, selain memastikan khususnya kementerian dan lembaga terkait memastikan bahwa PMK tak menulari manusia, pemerintah harus menjamin pangan masyarakat aman dari PMK.

"Pemerintah harus menjamin bahwa daging uang dikonsumsi masyarakat adalah bebas dari PMK, sehingga ada rasa aman bagi konsumen. Penyebabnya, konsumen punya hak atas keamanan dan keselamatan dalam mengonsumsi produk barang, dalam hal ini daging," ujarnya seperti dikutip, Rabu (11/5/2022).

Tidak hanya itu, Tulus meminta agar ke depan pemerintah harus mampu untuk melokarisir peredaran dan penjualan daging ke daerah yang tidak terdampak oleh PMK. "Bahkan, pemerintah harus mampu untuk melakukan karantina peredaran dan penjualan daging, apabila diperlukan," katanya.

Sementara itu, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito meminta penguatan kerja sama semua pihak untuk mencegah penularan penyakit menular lainnya setelah Covid-19.

Wiku mengatakan demikian setelah adanya lonjakan kasus penyakit hepatitis akut serta penyakit mulut dan kuku pada hewan. "Kerja sama yang kita kuatkan ini juga perlu diterapkan dalam mencegah potensi penularan penyakit menular lainnya yang akhir-akhir ini mulai tercatat mengalami kenaikan angka seperti hepatitis akut dan kemunculan penyakit mulut dan kuku pada hewan," ujar Wiku dalam keterangannya dikutip dari Youtube BNPB, Rabu (11/5/2022).

Wiku mengingatkan, belajar dari pengalaman pandemi Covid-19, dibutuhkan kerja sama pentahelik yang bersifat multinasional. Hal ini untuk mencegah pandemi yang berpotensi terjadi pada masa depan karena berbagai penyakit menular lainnya.

"Dibutuhkan pendekatan aspek yang komprehensif yaitu kesehatan manusia dan aspek lain yang bersinggungan seperti kesehatan hewan dan lingkungan," kata Wiku. kbc10

Bagikan artikel ini: