Peringati Hari Metrologi Dunia, ini yang dilakukan BSN

Jum'at, 13 Mei 2022 | 18:23 WIB ET

MALANG, kabarbisnis.com: Metrologi di Era Digital dipilih sebagai tema Hari Metrologi Sedunia tahun 2022. Karena, teknologi digital merevolusi masyarakat, dan sebagai salah satu tren yang paling menarik dibicarakan masyarakat saat ini. Memperingati Hari Metrologi Sedunia, Badan Standardisasi Nasional (BSN) setiap tahunnya berperan aktif dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan.

Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Kerja Sama, dan Layanan Informasi BSN, Zul Amri dalam acara SNIzen MeetUp di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jawa Timur pada Jumat (13/5/2022) mengatakan, dalam rangka memperingati Hari Metrologi Sedunia Tahun 2022, BSN menyelenggarakan berbagai kegiatan yang sejalan dengan tema yakni "Metrologi Di Era Digital".

Kegiatan tersebut antara lain, National Metrology Olympiad (Olimpiade Metrologi) tingkat SMP/MTs/Sederajat; Lomba Komik Metrologi yang bertema "Metrologi di Kehidupan Sehari-hari"; Lomba Fotografi yang bertema "Saya dan Tanda Tera"; serta Lomba Video Tiktok yang bertema "Metrologi di Dunia Perdagangan".

Acara ini merupakan kerja sama antara BSN dengan Direktorat Metrologi Kementerian Perdagangan, PPSDK dan Himpunan Mahasiswa Metrologi dan Instrumentasi Akademi Metrologi (AKMET).

BSN juga menyelenggarakan kegiatan Zoompa Metrologi Akustik: Tidak Hanya Tentang Musik yang mensosialisasikan tentang apa itu metrologi di bidang akustik kepada kalangan pelajar SMA dan SMK se-Jawa Barat dan Banten secara daring pada 13 Mei 2022. Sebagai pembicara adalah Direktur Akreditasi Laboratorium BSN, Agustinus Praba Drijarkara, serta Pengelola Lab SNSU Akustik dan Getaran BSN, Maharani Putri Palupi.

Lebih lanjut Zul mengungkapkan bahwa metrologi memegang peran sentral dalam inovasi ilmiah, industri manufaktur, perdagangan, kesehatan, keselamatan, keamanan dan perlindungan terhadap kepentingan umum.

"Metrologi sebagai pondasi teknis dalam standardisasi, karena tidak ada satupun kegiatan standardisasi yang tidak menggunakan aktivitas mengukur. Sebagai contoh ukuran timbangan yang tidak standar, bisa dibayangkan akan sulit dan dapat merugikan keseluruhan pihak dalam dunia perdagangan," ujar Zul.

Sementara, untuk memastikan hasil pengukuran dari alat yang digunakan terjamin nilainya dan mampu telusur ke sistem internasional. Metrologi harus mendapatkan pengakuan internasional.

Oleh karenanya, dalam mengelola Standar Nasional Satuan Ukuran, BSN sebagai lembaga metrologi nasional di Indonesia juga berpartisipasi dalam perbandingan pengukuran yang dikoordinasikan oleh Bureau International des Poids et Mesures (BIPM), untuk memastikan keandalan hasil pengukuran di seluruh dunia.

Sistem metrologi internasional, lanjut Zul memberikan jaminan dan keyakinan yang diperlukan bahwa pengukuran akurat, memberikan dasar yang kuat untuk perdagangan global saat ini dan membantu kita mempersiapkan diri menghadapi tantangan di masa depan.

Hari Metrologi Sedunia yang diperingati setiap tanggal 20 Mei ini didedikasikan untuk memperingati penandatanganan Konvensi Meter pada tanggal 20 Mei 1875 oleh perwakilan dari tujuh belas negara. Tujuan dari Konvensi Meter adalah untuk menciptakan keseragaman pengukuran di seluruh dunia, hingga saat ini.

"Perjanjian konvensi meter memberikan dasar untuk sistem pengukuran yang koheren di seluruh dunia yang mendukung penemuan dan inovasi ilmiah, manufaktur industri dan perdagangan internasional, serta peningkatan kualitas hidup dan perlindungan lingkungan global," pungkas Zul.kbc6

Bagikan artikel ini: