Hadirkan produk Watershield, Semen Merah Putih bidik serapan penjualan 15%

Senin, 30 Mei 2022 | 20:46 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Setelah diluncurkan di Jakarta, PT Cemindo Gemilang Tbk resmi memperkenalkan produk baru Semen Merah Putih Watershield untuk pasar Jawa Timur dan Indonesia Timur.

Produk semen premium terbaru ini diproyeksikan dapat berkontribusi terhadap penjualan perseroan dengan menyerap penjualan 10-15 persen dari total penjualan perseroan.

Commercial Director PT Cemindo Gemilang Tbk, Surindro Kalbu Adi mengatakan, dengan kualitas dari produk terbaru tersebut, dia optimis akan mampu diterima oleh pasar Indonesia.

"Proyeksi kami Semen Merah Putih Watershield bisa berkontribusi sebesar 10-15 persen target penjualan kita di tahun pertama," ujar Surindro pada peluncuran produk barunya di Surabaya, Senin (30/5/2022).

Selain akan mampu menyumbang hingga 15 persen dari total penjualan perusahaan, Surindro meyakini produk terbaru dari Semen Merah Putih dapat bersaing dengan pemain semen lainya yang ada di Indonesia.

Keyakinan tersebut dilandasi oleh keunggulan yang dimiliki Semen Merah Putih Watershield, diantaranya adalah produk pertama dan tidak dimiliki oleh pemain lain di industri tersebut di Tanah Air.

GM Sales dan Marketing PT Cemindo Gemilang Tbk, Oza Guswara menuturkan, produk terbaru perseroan tersebut membidik segmen pasar premium dengan harga yang kompetitif dengan produk serupa di pasaran.

"Segmentasi kami akan ada di level yang sangat premium, tapi harganya kami akan taro di level premium tapi masih sangat kompetitif dengan semen premium yang ada di pasar sekarang," jelasnya.

Peluncuran Semen Merah Putih Watershield merupakan inovasi perseroan untuk mengatasi persoalan konsumen, yaitu bangunan yang cepat rusak akibat rembesan air.

Semen Water Shield menggunakan kandungan water repellent yang antiair, seperti efek daun talas pada bangunan sehingga memperkecil risiko penyerapan air.

Inovasi ini diklaim sebagai yang pertama dan satu-satunya di Indonesia. Nantinya perseroan juga akan meluncurkan produk baru lainnya yang ramah lingkungan.

Sebagai informasi, selama 2021 perseroan membukukan penjualan netto sebesar Rp 8,27 triliun. Jumlah ini lebih tinggi 15,64% dibandingkan tahun 2020 yang senilai Rp 7,15 triliun.

Penjualan perseroan pada tahun lalu masih didominasi oleh penjualan semen yang mencapai Rp 5,10 triliun. Disusul oleh penjualan terak dan beton siap pakai yang masing-masing sebesar Rp 2,511 triliun dan Rp 508,71 miliar. Terakhir ada kontribusi dari penjualan lain-lain dengan angka Rp 148,80 miliar.

Pada tahun lalu, perseroan meraup laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 221,54 miliar. Jumlah ini menurun dibandingkan laba bersih pada tahun 2020 yang sebesar Rp 471,34 miliar. kbc7

Bagikan artikel ini: