Bakal melantai di bursa, perusahaan distribusi kimia ini tawarkan harga Rp100-130 per saham

Rabu, 20 Juli 2022 | 23:25 WIB ET

SURABAYA, kabarbianis.com: Perusahaan distribusi kimia, PT Kusuma Kemindo Sentosa Tbk (Code Saham: KKES) tengah dalam proses penawaran saham perdana alias initial public offering (IPO).

Perseroan bakal melepas sebanyak-banyaknya 450.000.000 saham ke publik. Jumlah tersebut setara 27,27% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.

Dalam periode penawaran awal (bookbuilding) yang berlangsung 19-27 Juli 2022, KKES memasang harga penawaran antara Rp 100 - Rp 130 per saham. Dengan begitu, KKES berpotensi memperoleh dana segar sebanyak-banyaknya Rp 58,5 miliar.

Dalam IPO ini, KKES menunjuk PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia sebagai underwriter-nya.

Perseroan melaksanakan program Employee Stock Allocation (ESA) dengan jumlah sebanyak-banyaknya 2,5% dari jumlah yang ditawarkan dalam Penawaran Umum atau sebanyak-banyaknya 11.250.000 saham. Masa penawaran awal pada 19-27 Juli 2022 dengan perkiraan efektif 29 Juli 2022 dan pencatatan di bursa pada 8 Agustus 2022.

Direktur Utama PT Kusuma Kemindo Sentosa Tbk, Kiki R Sadrach mengatakan, seluruh dana yang diperoleh dari hasil Penawaran Umum Perdana Saham ini setelah dikurangi biaya-biaya emisi efek, akan digunakan sekitar 95% untuk modal kerja dalam rangka mendukung kegiatan operasional dan pengembangan bisnis Perseroan.

"Rinciannya, antara lain sekitar 30% untuk biaya operasional seperti gaji, biaya angkut, biaya kantor, biaya penjualan dan lainnya, dan sekitar 65% untuk pembelian barang dagangan, pelunasan hutang usaha kepada pemasok," ulasnya melalui keterangan tertulis, Rabu (20/7/2022).

Selain itu, lanjut Kiki, sekitar 5% akan digunakan untuk pengembangan sistem informasi dan teknologi Perseroan termasuk digitalisasi sistem IT untuk sales, delivery, inventory dan logistik.

Terkait langkah perseroan ke depan, Kiki bilang, pihaknya akan meningkatkan pembelian baik secara volume dan produk, mengurangi pinjaman bank, mendapatkan principal dan produk baru dengan team yang kuat untuk lepas landas.

"Selain itu, perseroan juga merencanakan ekspansi cabang baru di area Jawa Barat dan Jawa Tengah termasuk melakukan proses digitalisasi pada Sales Service and Inventory control," ujarnya.

Untuk diketahui, KKES didirikan pada tahun 1990 di Jakarta, Indonesia. KKES adalah entitas anak PT Catur Sentosa Adiprana Tbk sebuah perusahaan yang bergerak di bisnis distribusi bahan bangunan dan consumer goods, dan juga ritel modern bahan bangunan dan home improvement Mitra10.

KKES aktif sebagai importir, stockist dan distribusi bahan kimia commodity dan specialty, makanan, bahan kimia kontruksi dan bahan terkait. Perseroan saat ini menjalankan usaha di bidang perdagangan besar bahan dan barang kimia dasar, perdagangan besar berbagai macam material bangunan dan perdagangan besar mesin, peralatan dan perlengkapan lainnya dimana Perseroan melihat peluang bisnis yang menjanjikan dalam bidang bahan-bahan kimia untuk keperluan industri maupun keperluan rumah tangga.

Secara garis besar, Perseroan menawarkan 6 rangkaian produk dengan beberapa kategori, yaitu pertama Leather & Synthetic, kedua Paint, Coating, Ink, Thinner, Plastic, PVC Pipes & Resin, ketiga Adhesive, Textile, Auxiliaries, Polymer, Rubber, Foam, Sole, Yarn & Fiber, keempat Food & Drinks, kelima Construction Chemical & Aluminium Shop, dan keenam Wood Finishing (Furniture, Door, Frame, Coffin, Instruments).

Perseroan saat ini melayani penjualan lewat kantornya di Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya dan melayani lebih dari 2.300 customer dengan didukung oleh lebih dari 9 principal yang memberikan keagenan tunggal serta lebih dari 12 principal yang telah menunjuk sebagai authorize distributor, serta lebih dari 15 principal yang memberikan support supply selama ini. Dukungan mereka selama ini, Perseroan telah mendistribusikan lebih dari 1.000 produk. kbc10

Bagikan artikel ini: