Pemerintah dorong motor listrik Rp16 jutaan dengan kondisi menarik

Kamis, 29 September 2022 | 08:59 WIB ET
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan mendorong sektor industri, perguruan tinggi, dan pemangku kepentingan terkait untuk berkolaborasi menciptakan kendaraan listrik dengan harga yang lebih ekonomis.

Hal ini perlu dilakukan agar upaya peralihan dari kendaraan berbahan bakar minyak (BBM) ke kendaraan listrik bisa dilakukan dengan lebih cepat.

"Kalau harga motor listrik Rp16 juta dengan kondisi motor yang menarik dan kualitas baterai yang baik, ini akan sangat menarik bagi masyarakat," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat membuka Indonesia Electric Motor Show 2022 (IEMS 2022) di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (28/9/2022).

Menhub mengungkapkan, ada tiga hal yang harus diupayakan untuk menciptakan kendaraan listrik yang lebih ekonomis.

Pertama yaitu membuat baterai dengan harga kompetitif namun memiliki daya jelajah yang tinggi.

Kedua, memproduksi motor produk dalam negeri, dan ketiga memperbanyak stasiun pengisian baterai.

"Apabila ketiga hal ini dilakukan dengan sistematis akan memberikan harga kendaraan listrik yang relatif lebih murah," bebernya.

Dengan harga yang lebih murah, diharapkan akan tercipta ekuilibrium keekonomian kendaraan listrik, di mana akan terjadi keseimbangan antara jumlah yang diproduksi dengan penggunanya.

"Pada titik tertentu akan terjadi jumlah ledakan antara produksi dengan pengguna kendaran listrik. Saya yakin kendaraan listrik memiliki masa depan yang baik," tutur Menhub.

Adapun, pemerintah telah mendorong percepatan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia dengan mengeluarkan sejumlah regulasi dan kebijakan.

Selain itu, Menhub mengapresiasi upaya kolaborasi dari perguruan tinggi, peneliti, dan sektor industri, yang turut mendukung pemerintah untuk mewujudkan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

"Regulasi dan kebijakan dari pemerintah, serta kajian dan penelitian dari perguruan tinggi akan menjadi lengkap ketika industri melakukan inovasi dan menangkap peluang industri kendaraan listrik yang potensinya sudah terlihat di depan mata," pungkasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: