Siap diterapkan tahun ini, sistem tol nirsentuh MLFF butuh nol detik transaksi

Senin, 24 Oktober 2022 | 13:39 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah terus berupaya agar uji coba penerapan sistem pembayaran tol non-tunai nirsentuh yakni Multi Lane Free Flow (MLFF) segera dilakukan.

Pemerintah mencetuskan sistem transaksi nontunai pada jalan tol berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 16/PRT/M/2017 tentang Transaksi Tol Nontunai di Jalan Tol, sebagai upaya menerapkan inovasi sistem transaksi yang cepat dan efisien bagi pengguna jalan tol.

Tujuan besar kebijakan elektronifikasi ini adalah transaksi tol menjadi lebih efektif, efisien, aman dan nyaman.

Nantinya, penerapan Sistem Transaksi Tol Nontunai Nirsentuh MLFF akan berbasis aplikasi yang menggunakan teknologi GNSS atau Global Navigation Satellite System.

Teknologi GNSS saat ini banyak diterapkan di negara-negara Eropa Timur, seperti Hungaria.

Tidak hanya menjadi sistem transaksi, sistem MLFF berbasis GNSS ini juga akan menjadi platform bagi penerapan teknologi Intelligent Toll Road System (ITRS) sehingga akan memberikan pengalaman bagi pengguna jalan dalam melakukan transaksi tol yang lebih cepat, seamless, otomatis dan tanpa henti atau waktu transaksi hanya nol detik, namun tetap aman sehingga tidak ada lagi antrean di gerbang masuk maupun keluar Jalan Tol.

Berdasarkan keterangan resmi dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJ), teknologi MLFF mulai diimplementasikan para pengguna jalan tol dapat melakukan pembayaran nontunai tanpa tap kartu, yakni hanya dengan mengunduh dan mendaftarkan data pribadi pada aplikasi bernama CANTAS pada smartphone masing-masing yang telah terkoneksi internet.

Kemudian setelah kalkulasi tarif terkoneksi pada aplikasi, uang dari masing-masing instrumen pembayaran milik tiap pengguna juga akan berkurang otomatis.

Selain itu pengendara juga dapat menggunakan perangkat Electronic Route Ticket dimana pengguna dapat memilih titik masuk dan keluar sesuai rute perjalanan sekali pakai.

Elektronifikasi Jalan Tol melalui MLFF ini akan diterapkan secara bertahap. Sistem canggih tersebut rencananya akan mulai diujicobakan pada tahun 2023.

Untuk tahap awal implementasi dimulai dengan masa transisi pada beberapa ruas jalan tol, dimana sebagian gardu pada setiap gerbang tol masih dapat menggunakan kartu tol elektronik. kbc10

Bagikan artikel ini: