Presiden minta pengusaha muda komitmen bangun kepercayaan

Senin, 21 November 2022 | 16:44 WIB ET

SOLO, kabarbisnis.com: Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pengusaha muda yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) berkomitmen membangun dan menjaga kepercayaan global sehingga produk-produk yang dihasilkan dipercaya negara lain.

"Kalau kita menjadi pengusaha, yang kita bangun adalah kepercayaan orang lain terhadap kita. Ini juga sebagai negara, kita juga membangun kepercayaan internasional, kepercayaan global, kepercayaan negara-negara lain terhadap Indonesia," kata Jokowi pada pembukaan Munas XVII HIPMI di Jawa Tengah, Senin (21/11/2022).

Hadir pada kesempatan itu, Ketua DPR Puan Maharani, Ketua DPD La Nyalla Mahmud Mattalitti, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, pendiri Hipmi Abdul Latief, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Adapun Munas XVII HIPMI ini digawangi Ali Affandi selaku Ketua Organizing Committee (OC) dan Dede Indra Permana, Ketua Steering Committee(OC). Salah satu agenda besar dari Munas HIPMI adalah memilih ketua umum yang diikuti tiga kader terbaiknya yakni Akbar Buchari (Wakil Ketua BPP HIPMI), Bagas Adhadirgha (Sekjen BPP HIPMI) dan Anggawira (Ketua Bidang Keuangan & Perbankan BPP HIPMI).

Jokowi menyebutkan, penyelenggaraan KTT G-20 di Bali, 15-16 November menjadi bukti kepercayaan dunia internasional kepada Indonesia. "Ini yang tidak mudah. Kenapa? Negara lain, internasional, global percaya kepada kita karena memang kita bisa dipercaya, konkret, dan riil menyajikan angka-angka," tegasnya.

Presiden menilai performa perekonomian Indonesia di kancah global dapat lebih baik. Hal tersebut disebabkan oleh kepercayaan yang diberikan komunitas internasional ke Tanah Air.

Presiden menambahkan, hal ini merupakan amanat yang besar sekaligus menempatkan Indonesia di posisi yang penting di dunia. "Kita betul-betul berada di puncak kepemimpinan global saat ini karena sekaligus menjadi Ketua ASEAN," kata Jokowi.

Jokowi mengatakan, dampak jika dipercaya dunia internasional akan besar. Dia mengibaratkan pengusaha yang akan semakin lancar berbisnis dan menjual barang jika mendapatkan kepercayaan. "Ini sama dengan scoop besar sebuah negara," katanya.

Karena itu, Kepala Negara mengingatkan para pengusaha muda untuk mempertahankan posisi tersebut. Menurutnya, para pengusaha muda berhasil menjadikan beberapa indikator perekonomian nasional ada di posisi positif. Adapun, indikator ekonomi yang dimaksud Jokowi adalah pertumbuhan ekonomi dan inflasi.

Menurutnya, kedua indikator tersebut menjadi dasar kepercayaan komunitas internasional kepada Indonesia. Sebagai informasi, pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal III-2022 mencapai 5,72%, sementara itu inflasi per Oktober 2022 adalah 5,7%.

Jokowi menilai kedua angka tersebut menjadi capaian yang cukup tinggi dibandingkan dengan negara lain yang menjadi anggota G20. "Ekonomi kita bagus di antara negara-negara G20, ini membangun kepercayaan dari sana," ujar Jokowi.

Pada kesempatan tersebut, Presiden juga meminta kepada para pengusaha muda dan para menteri berhati hati dalam membuat kebijakan. Merujuk apa yang terjadi yang dialami ekonomi pemerintah Inggris yang bermaksud mengakslerasikan pertumbuhan ekonomi dengan memangkas pajak, namun justru direspon negatif oleh pasar.

Hal ini ditandai dengan anjloknya nilai tukar Poundsterling dan obligasi pemerintah.Pasar merespon negative karena pemerintah tidak memiliki dana untuk menambal pendapatan pajak yang hilang.

Menurutnya, kekeliruan dalam pembuatan kebijakan dapat membuat perekonomian nasional rentan terpengaruh kondisi global. "Karena itu strateginya harus benar. Begitu salah sedikit bisa berdarah-darah, dan itu sudah ada contohnya di Inggris," pungkas Presiden.kbc11

Bagikan artikel ini: