Depo BBM Plumpang bakal dipindah ke lahan reklamasi 32 ha milik Pelindo

Selasa, 7 Maret 2023 | 06:03 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara akan dipindah ke tanah milik Pelindo. Alasan keamanan menjadi pertimbangan agar kebakaran yang menelan banyak pemukiman warga tidak terulang.

Menurut Erick, relokasi Depo Pertamina Plumpang akan mulai dibangun pada 2024. Proses pembangunan diperkirakan memakan waktu hingga 2,5 tahun.

"Kilang akan pindah ke tanah Pelindo. Kita sudah koordinasi dengan Pelindo itu lahannya akan siap dibangun akhir 2024. Pembangunan memerlukan waktu 2-2,5 tahun, artinya masih ada waktu kurang lebih 3,5 tahun," kata Erick dikutip keterangan video, Senin (6/2/2023).

Selain itu, Pertamina juga akan membuat Buffer Zone atau zona aman kurang lebih 50 meter di sekitar Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM). Tidak hanya yang berlokasi di Plumpang, melainkan juga di lokasi lainnya.

"Tidak hanya tentu di Plumpang, tapi ada di Balongan ataupun Semarang. Khususnya yang di Plumpang kurang lebih jaraknya 50 meter dari pagar. Tentu ini menjadi solusi bersama yang kita harap dukungan pemerintah daerah dan juga tentu masyarakat karena keamanan menjadi prioritas kita semua," tuturnya.

Erick pun berharap tindakan yang akan dilakukan terhadap TBBM Plumpang bisa menjadi percontohan bagi fasilitas vital nasional termasuk TBBM lain dan kilang-kilang Pertamina di tempat lain.

"Ini akan menjadi proyek percontohan pertama, sebelum kita terapkan di kilang-kilang lain, bahkan termasuk juga pabrik pupuk dan smelter," ujar Erick.

Sementara itu Komisaris PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo, Jodi Mahardi menjelaskan lokasinya ada di Kalibaru, Tanjung Priok. Ada 2 lahan masing-masing seluas 32 hektar (ha).

"Lahan yang di Kalibaru, Tanjung Priok 32 dikali 2 itu sudah disiapkan sebenarnya oleh pelindo dari 2 tahun lalu," ujarnya.

Selain itu lahan tersebut sudah siap jika akan dibangun, termasuk infrastruktur jalan. Namun Jodi mengaku belum tahu bagaimana sistem kerja samanya nanti dengan PT Pertamina (Persero).

"Udah semua sudah siap kan pelabuhan, sudah. (Kerja sama) Itulah rahasia perusahaan, kisi kisi nunggu pertamina aja. Yang saya dengar setelah ada kejadian ini ya ada sudah komunikasi. Dari Pelindo sudah mulai menawarkan sebenarnya," kata Jubir Menko Luhut tersebut.

Jodi juga mengatakan, lahan yang akan menjadi tempat depo Pertamina adalah lahan reklamasi kosong.

"Lahan reklamasi kosong, lahan untuk alokasi si untuk depo 32 hektar ada 2 area tapi mungkin hanya kepakai 30 aja," tutupnya.

Seperti diketahui, akibat insiden yang terjadi di TBBM Plumpang pada 4 Maret 2023 telah menimbulkan banyak korban jiwa dan luka. Bahkan rumah di dua rukun warga (RW) pun hangus terbakar. kbc10

Bagikan artikel ini: