RI rayu Jepang susun peta biru kereta api Jawa dan Sumatera

Selasa, 18 April 2023 | 18:28 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan Indonesia siap berkolaborasi dengan Jepang dalam menyusun peta biru (blueprint) sistem perkeretaapian di Jawa dan Sumatera. Peta biru kereta api itu akan dibicarakannya dalam forum konferensi tingkat tinggi dengan 7 negara kekuatan ekonomi terbesar dunia (KTT Group of Seven/G7) di Hiroshima, Jepang pada Mei 2023.

"Salah satu yang juga kita sedang diskusikan rencana G7 dan Indonesia di undang di Hiroshima bulan depan. Saya juga sudah berkoordinasi dengan Menteri Perhubungan dan pihak Jepang untuk coba mulai melihat peta biru kereta api di Jawa dan Sumatera," kata Erick di Jakarta, Selasa (18/4/2023).

Menurut Erick, kereta merupakan salah satu solusi ampuh menekan penggunaan kendaraan pribadi di masyarakat. Erick yakin,melalui kerja sama ini, hubungan kerja Indonesia dengan Jepang akan semakin erat.

"Kita mesti lihat dari jangka pendek dan panjang kalau memang kita ingin menekan penggunaan pribadi salah satunya dengan kereta. Karena itu tiga tahun terakhir terus dorong perbaikan fasilitas perbaikan yang ada di kereta api," tandasnya.

Sebagai informasi, proyek kereta cepat sebenarnya hendak digarap Indonesia dan Jepang. Negeri Sakura bahkan sudah melakukan studi atas proyek ini di Indonesia. Namun, Jepang tidak dipilih dalam proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Sebab, pada 2015, Menteri BUMN saat itu, Rini Soemarno, akhirnya menjatuhkan proyek ini ke China.

Tak lama setelah itu, PT Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC) didirikan berdasarkan akta nomor 86 tanggal 16 Oktober 2015 dan telah mendapatkan pengesahan dari Menkumham RI dalam Surat Nomor AHU-2461647 AH.01.01.11 Tahun 2015 tanggal 20 Oktober 2015.

Sebagai gantinya, Jepang kemudian direncanakan bakal menggarap proyek Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya. Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi tahun lalu mengatakan telah mendapatkan komitmen dari Jepang.kbc11

Bagikan artikel ini: