Tahun depan, Kemenhub bakal tambah tujuan mudik gratis ke Sumatera

Rabu, 3 Mei 2023 | 10:30 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana menambah kuota dan tujuan mudik gratis ke arah Sumatera pada Lebaran tahun depan.

"Mudik gratis tahun depan kami tingkatkan, kami tingkatkan terutama untuk ke Sumatera. Ke Sumatera kemarin masih kurang," ucap Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Hendro Sugiatno di Kantor Kemenhub, Jakarta, Selasa (2/5/2023).

Dia pun menyebut tahun depan mudik gratis untuk pemudik yang membawa motor akan diadakan ke Sumatera.

Hendro menilai jumlah pemudik yang membawa motor masih terlihat padat di penyeberangan menuju Sumatera. Apalagi, tak sedikit dari mereka yang membawa anak-anak.

"Akhirnya tahun depan kami adakan mudik gratis sepeda motor ke Sumatera," ujarnya.

Pada tahun ini, Kemenhub mengadakan program mudik gratis menggunakan bus dengan kuota 24.072 pemudik.

Terdapat 28 kota tujuan mudik yang tersedia, mulai dari Pulau Jawa hingga Sumatera. Namun, untuk tujuan Sumatera hanya terdapat dua destinasi, yakni Lampung dan Palembang saja.

Mudik gratis ini merupakan salah satu program tahunan Kemenhub yang memfasilitasi masyarakat supaya bisa mudik atau pulang kampung pada momen Idulfitri.

Di sisi lain, Kemenhub mencatat 1.600 data ganda milik warga yang iseng mendaftar mudik gratis. Direktur Angkutan Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Suharto mengatakan temuan tersebut merupakan hasil verifikasi kementeriannya.

"Kami saat ini sudah melaksanakan verifikasi karena semua terintegrasi, ada kurang lebih 1.600 data yang mendaftar di beberapa lokasi. Sehingga dengan adanya cashless ini, kami sudah langsung mengetahui siapa saja yang coba-coba untuk, ya mendaftar iseng-iseng, bukan serius," kata Suharto.

Suharto menyebut, calon pemudik gratis tersebut ditanya apakah serius ingin ikut mudik gratis Kemenhub atau tidak. Terlebih, Kemenhub berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hingga Jasa Raharja yang juga menyelenggarakan program mudik gratis.

"Dari data itu ada feedback yang ingin ke Kemenhub ada 350-an (pemudik). Kemudian yang lain-lain ada di Dinas DKI Jakarta, Jasa Raharja. Selebihnya yang tidak mendaftar kami anggap dia tidak serius, kami hapus data itu dan kami buka lagi sehingga memberikan kesempatan kepada masyarakat yang membutuhkan," jelasnya.

Suharto menegaskan bahwa program mudik gratis yang diadakan Kemenhub diutamakan untuk masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Oleh karena itu, Suharto menyebut ada proses verifikasi ketat kepada para pendaftar. kbc10

Bagikan artikel ini: