Dunia Sedang Tidak Baik-baik Saja, Pengusaha Mamin Was-was

Minggu, 8 Oktober 2023 | 05:49 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kalangan pelaku usaha makanan dan minuman (mamin) mengaku tengah waspada dengan ketidakpastian kondisi dunia. Hal itu merespons  pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang menyebut dunia sedang tidak baik-baik saja.

"Kemarin Bu Sri Mulyani mengatakan dunia sedang tidak baik-baik saja, karena itu kita harus waspada, terutama kita nggak bisa prediksi geopolitik, climate change dan lain-lain yang sangat berpengaruh terhadap pasar global dan domestik," kata Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (Gapmmi) Adhi S Lukman seperti dikutip, Sabtu (7/10/2023).

"Kita harus waspada, karena sekali lagi Bu Sri Mulyani katakan dunia sedang tidak baik-baik aja. Kaitannya dengan industri mamin, kita terus mencari efisiensi produktivitas, salah satunya melalui proses pengemasan desain dan sebagainya agar industri mamin bisa bertahan dan terus tumbuh," tandasnya.

Menurut Adhi, industri makanan dan minuman di dalam negeri pada semester I 2023 tumbuh sebesar 4,6%, kemudian angka ekspor pun masih tumbuh. Produk pangan olahan di luar sawit juga masih tumbuh sampai Juli 2023 sebesar 2,4%. Meski demikian, imbuh dia, sebaiknya industri jangan sampai terlena dengan pertumbuhan tersebut.

Upaya itu tidak mudah mengingat masyarakat tengah menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok. Hal itu bisa berpotensi membuat terjadinya penurunan daya beli sehingga berdampak pada industri makanan dan minuman.

"Kita sekarang di domestik, konsumen menghadapi harga melambung mulai beras, gula, daging telur dan sebagainya semua ini jadi beban. Dan industri mamin berupaya mencari solusi agar tetap bisa tumbuh, sesuai target awal tahun saya katakan 5-7% pertumbuhan, moga bisa dicapai bersama," ujar Adhi.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengingatkan dunia sedang dalam kondisi tidak ideal.

"Dunia tidak dalam situasi yang baik-baik saja, climate change, pandemic, digital technologies, geopilitk semua berubah," ungkapnya. kbc10

Bagikan artikel ini: