Pemerintah Siapkan Rp347 Miliar untuk Program 500 Ribu Rice Cooker Gratis

Senin, 9 Oktober 2023 | 08:24 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp 347,5 miliar untuk program peningkatan konsumsi listrik masyarakat lewat pembagian rice cooker gratis atau alat memasak berbasis listrik (AML).

Anggaran tersebut sudah tercantum dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Tahun Anggaran 2023.

Staf Ahli Menteri Keuangan, Yustinus Prastowo mengatakan, Menteri Keuangan sudah mengesahkan usulan anggaran untuk  program pembagian AML dalam DIPA tersebut.

"Anggaran yang disiapkan untuk program peningkatan konsumsi listrik masyarakat melalui AML sebesar Rp 347,5 miliar untuk 500.000 rumah tangga, bersumber dari DIPA Kementerian ESDM TA 2023," ujar Yustinus seperti dikutip, Minggu (8/10/2023).

Hanya saja Yustinus tidak merinci seperti apa rincian alokasi anggaran tersebut. "Rincian ada di Kementerian ESDM," ujarnya.

Rencana pembagian rice cooker gratis diatur dalam Peraturan Menteri (Permen) ESDM Nomor 11 Tahun 2023 tentang Penyediaan Alat Memasak Berbasis Listrik bagi Rumah Tangga.

Menurut produk hukum tersebut, calon penerima penanak nasi gratis ini ialah pelanggan PT PLN dan PT PLN Batam pada golongan tertentu. Sebelumnya, program bagi-bagi rice cooker ini sempat tertahan belum mendapatkan restu Kementerian Keuangan dan Bappenas.

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana, mengatakan  bahwa kini semua proses sudah diikuti sesuai dengan mekanisme yang ada. Itulah sebabnya, program ini ditargetkan akan dilaksanakan pada tahun ini. "Akan kita lakukan tahun ini," ujarnya.

Bukan tanpa alasan pemerintah merencanakan pembagian AML. Menurut Dadan, pemerintah ingin mendorong supaya terjadi pemanfaatan energi bersih di seluruh sektor. Baik itu di industri, transportasi, hingga rumah tangga.

"Di rumah tangga juga kita dorong salah satunya dengan menggeser pemanfaatan yang misalkan sekarang gunakan yang lain (LPG), geser ke listrik," tandasnya.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jisman Hutajulu, mengatakan bahwa pengadaan rice cooker dalam program pembagian AML rencananya dilakukan lewat e-katalog. Namun dia tak merinci soal detail perencanaan pengadaan rice cooker tersebut. kbc10

Bagikan artikel ini: