Hore! Barang Impor Flashsale dapat Diskon dari Kemenkeu

Kamis, 19 Oktober 2023 | 08:52 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Peraturan Menteri Keuangan Nomor 96 Tahun 2023 tentang pembelian barang impor melalui e-commerce, lokapasar dan sejenisnya telah berlaku sejak 17 Oktober 2023.

Sejumlah barang seperti pembelian sepeda, kosmetik dan jam tangan bakal terkena tarif bea masuk lebih mahal berdasarkan aturan ini.

Meski demikian, ada kabar baik bagi konsumen. Pasalnya beleid ini juga mengatur tentang 'diskon' tarif masuk untuk barang yang dibeli ketika ada promosi, seperti flashsale. Sebagaimana diketahui, e-commerce kerap menyelenggarakan promosi diskon untuk menarik minat pembeli.

Flashsale sendiri adalah diskon yang diberikan kepada suatu barang dengan stok terbatas dan dapat dibeli dengan waktu yang terbatas.

Aturan tentang flashsale itu dimuat secara khusus dalam Bab Lampiran PMK 96 Tahun 2023 tentang Ketentuan Kepabeanan, Cukai dan Pajak Atas Impor dan Ekspor Barang Kiriman.

Pembelian barang impor kiriman dalam rangka promosi, seperti flashsale akan mendapatkan pengurangan harga bea masuk.

"Skema promosi pada transaksi e-commerce impor barang kiriman yang diakui sebagai pengurang harga barang berupa segala bentuk jenis promosi pada transaksi e-commerce yang mengurangi harga secara langsung atas suatu barang, seperti flashsale," demikian dikutip dari aturan tersebut, Kamis (19/10/2023).

Lebih jauh aturan itu menjelaskan bahwa flashsale yang dimaksud merupakan sistem penjualan dengan konsep penawaran harga lebih rendah, karena adanya diskon. Diskon itu berlaku untuk barang dengan jumlah terbatas dan waktu tertentu saja.

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kemenkeu mengakui skema promosi itu dan akan menghitung tarif bea masuk berdasarkan harga yang telah dipotong.

"Nilai pabean untuk penghitungan bea masuk menggunakan harga barang yang telah dikurangi skema promosi," jelasnya.

PMK 96 Tahun 2023 memberikan ilustrasi bagaimana cara menghitung nilai pabean dari barang impor yang dibeli dengan skema flashsale. Berikut ilustrasinya:

Pada CN 123XXX, diketahui bahwa Sdri. Ike membeli sebuah tas punggung pada sebuah marketplace X.

Harga dalam invoice sebesar US$ 560.00 dan terdapat diskon sebesar US$ 168.00, biaya kirim sebesar $6.00, dan asuransi pengiriman sebesar US$ 2.00.

Setelah dilakukan konfirmasi harga kepada Sdri. Ike, diperoleh informasi bahwa diskon yang tertera pada invoice diberikan dalam bentuk potongan langsung karena pada saat pembelian terdapat skema promo "flashsale" sebagai bagian dari event Black Friday pada marketplace X.

Sehingga pejabat bea dan cukai yang menangani barang kiriman melakukan penetapan nilai pabean atas barang tersebut dengan rincian sebagai berikut:

- Harga barang: US$ 560.00 dikurangi US$ 168.00 = US$392.00

- Biaya pengiriman = US$6.00

- Asuransi pengiriman = US$2.00

Nilai Pabean (CIF) = US$400.00. kbc10

Bagikan artikel ini: