LPS Ajak Kreator Muda Tunjukkan Bakat dan Potensinya di Ajang Festival Creartive LPS 2023

Jum'at, 20 Oktober 2023 | 12:59 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) para kreator muda untuk menunjukkan bakat dan potensinya, di kompetisi video pendek dan poster iklan layanan masyarakat bertajuk Festival Creartive 2023. Sebagai informasi, kompetisi ini berlangsung hingga 31 Oktober 2023, artinya masih ada 2 minggu dari sekarang.

"Ayo kreator muda, segera daftarkan diri dan tunjukkan bakatmu. Ajang ini berpotensi menghadirkan peluang bagi para sineas dan kreator muda untuk saling bersaing secara sehat dalam menunjukkan potensinya, sehingga diharapkan dapat mendorong kemajuan industri seni dan kreatif Tanah Air," ujar Sekretaris LPS Dimas Yuliharto dalam keterangan tertulis, Surabaya, Jumat (20/10/2023).

Adapun roadshow talkshow Festival Creartive 2023 ini digelar oleh LPS dan dilangsungkan di Jakarta, setelah sebelumnya sukses diadakan di Bandung (27 September 2023) dan Yogyakarta (4 Oktober 2023). Sejak pendaftaran dibuka pada September lalu, LPS telah menerima kurang lebih 500 karya video pendek dan lebih dari 400 karya poster.

Dimas menambahkan, LPS senantiasa berkomitmen dalam mendukung upaya-upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan di masyarakat, sebab LPS percaya bahwa pendekatan kreatif adalah salah satu cara yang efektif untuk turut meningkatkan literasi dan inklusi keuangan.

"Melalui kompetisi video pendek dan poster iklan layanan masyarakat ini, secara tidak langsung LPS merangkul dua pihak sekaligus yaitu sineas dan kreator muda serta penonton dari karya mereka untuk menabung di bank. Kami berharap akan ada lebih banyak masyarakat yang merasa aman untuk menyimpan uang di bank karena mereka sudah tahu bahwa ada LPS yang menjamin dana simpanannya. Pada akhirnya, kami pun berharap dapat membangun kesadaran finansial di kalangan masyarakat," tambahnya.

Sementara itu, Sutradara Fajar Nugros, yang merupakan dewan juri Festival Creartive 2023 turut memberikan informasi penting, mulai dari proses kreatif, pengelolaan anggaran hingga pasca produksi dari sebuah karya film. Terlebih disaat perkembangan teknologi dan digitalisasi yang semakin masif di semua lini, kesempatan untuk mengekspresikan diri semakin terbuka, alhasil persaingan antar kreator pun akan semakin ketat.

"Senantiasa mengasah kreatifitas, bergabung di komunitas juga menjadi hal yang penting, karena hal tersebut tak hanya diperlukan dalam menciptakan karya, melainkan juga dalam menarik minat para investor, bahkan dalam mengelola anggaran yang terbatas, agar tetap dapat menghasilkan karya berkualitas," jelasnya.

Lebih jauh, Ia mengingatkan, dengan semakin terjaminnya Hak Kekayaan Intelektual di Indonesia, karya yang berkualitas bisa menjadi investasi atau simpanan untuk masa depan bagi seorang sineas. Karenanya, Fajar memotivasi para sineas dan kreator muda untuk tetap bersemangat dalam berkarya meskipun dengan keterbatasan biaya.

Dia pun membagikan kiat-kiat menghasilkan karya yang berkualitas, diantaranya: membuat perencanaan dengan matang dan cermat, seperti membuat naskah yang sesuai dengan anggaran, serta mempertimbangkan lokasi, pemain dan peralatan yang tersedia. Artinya, semakin matang perencanaan, maka semakin efisien pula pengelolaan anggarannya.

"Di era kolaboratif seperti saat ini, jangan takut untuk bekerja sama dengan orang-orang yang memiliki keterampilan yang dibutuhkan. Bangun relasi melalui komunitas yang berkaitan dan terlibatlah dalam kolaborasi dengan aktor, sutradara, editor, dan lainnya," ujarnya.

"Hal ini juga dapat membuka peluang menemukan sumber daya tambahan, nasihat, atau bahkan investor potensial. Selain itu, manfaatkanlah teknologi yang ada, termasuk smartphone yang kini semakin dilengkapi dengan kamera yang memiliki kemampuan mumpuni untuk menghasilkan video dengan kualitas baik," pungkas Fajar.kbc6

Bagikan artikel ini: