Kurs Rupiah Melemah, Pengusaha Elektronik Masih Wait & See

Rabu, 25 Oktober 2023 | 11:43 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) rupanya ikut memberi dampak terhadap industri barang elektronik di dalam negeri.

Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Elektronik (Gabel) Daniel Suhardiman mengatakan, saat ini para pelaku usaha masih mengambil langkah 'wait & see' dalam menyikapi pelemahan rupiah ini. Apalagi, kondisi pasar barang elektronik tengah melesu sejak tiga bulan terakhir.

"Saya pikir pengusaha masih wait and see soal kenaikan harga pasar masih cukup lesu," ungkap Daniel seperti dikutip, Rabu (25/10/2023).

Apabila kondisi ini terjadi dalam jangka panjang, kata Daniel, para pelaku usaha mesti mengambil langkah selanjutnya yakni menaikkan kontribusi penjualan di pasar ekspor. Sebab, penjualan ke luar negeri tentunya akan memberikan margin yang lebih baik ketika dolar AS menguat.

Namun demikian, bukan hal yang mudah juga bagi anggota Gabel untuk mengambil langkah tersebut. "Ini tidak mudah, makanya jangka panjang," sambungnya.

Dengan begitu, dalam menyikapi kondisi saat ini para pelaku usaha di industri barang elektronik tetap berupaya menaikkan penjualan di tengah kondisi pasar yang tidak begitu mendukung.

Untuk itu, Gabel meminta kebijakan lartas yang telah direncanakan Kemendag perlu dipercepat implementasinya. kbc10

Bagikan artikel ini: