Jokowi Resmikan PLTS Terbesar di Asia Tenggara

Kamis, 9 November 2023 | 16:24 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meresmikan operasional Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Cirata berkapasitas 192 Megawatt Peak (MWp) di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (9/11/2023). Ini merupakan PLTS terbesar ketiga di Asia Tenggara.

"Kita berhasil membangun salah satu pembangkit listrik tenaga surya terapung yang terbesar di Asia Tenggara dan nomor tiga," kata Jokowi dalam pidato peresmian operasional PLTS Terapung Cirata diikuti dalam channel youtube Sekretariat Presiden di Jakarta, Kamis (9/11/2023).

Jokowi mengatakan, operasional PLTS hasil kerja sama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian BUMN, PLN, dan Masdar Uni Emirat Arab itu merupakan mimpi besar Indonesia membangun pembangkit energi baru terbarukan dalam skala besar.

Masdar merupakan perusahaan yang berfokus pada pengembangan, investasi, dan operasi proyek-proyek energi terbarukan dari Arab Saudi.

Menurut Jokowi, PLTS Terapung Cirata menambah kapasitas produksi listrik eksisting dari pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di wilayah setempat yang kini tercatat mencapai 1.000 Megawatt (MW).

"Sekarang ditambah dengan PLTS terapung sebesar 192 MWp. Kita telah memulai ini, saya juga sudah bicara juga dengan Dr Thani (Menteri Negara untuk Perdagangan Luar Negeri Uni Emirat Arab) bahwa ini akan ditingkatkan lagi mungkin di angka kurang lebih 500 MW atau setara 1.000 MWp," kata Jokowi.

Jokowi juga menyambut gembira kehadiran PLTS dan PLTA di Cirata yang diproyeksikan menjadi sumber pasokan bagi industri energi hijau. "Jadi, nanti tenaga airnya bisa untuk energi hijau juga, saya gembira dan bangga melihat PLTS terapung di Cirata ini telah selesai," katanya.

Jokowi meyakini Indonesia mampu memanfaatkan potensi energi baru terbarukan dari sejumlah teknologi yang tersedia di Tanah Air, seperti pembangkit energi bertenaga surya dan angin.

"Ini juga ada pembangkit angin. Dalam prosesnya ada tantangan cuaca memang, tapi bisa kita atasi dengan membangun smart grid, sehingga meskipun cuaca berubah-ubah, listriknya tetap stabil," ujarnya.

Tantangan lokasi energi baru terbarukan yang jauh dari pusat kebutuhan listrik, kata Jokowi, bisa diatasi dengan transmision line yang menghubungkan nantinya setiap sumber energi menuju ke pusat ekonomi.Potensinya terdapat di Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi bisa disalurkan ke pusat-pusat ekonomi.

Presiden mengharapkan dengan realisasi investasi EBT melalui PLTS Terapung Cirata, akan memantik investor-investor lainnya untuk menanamkan modal dalam pembangunan infrastruktur EBT seperti pembangkit listrik tenaga surya, tenaga air, geotermal dan tenaga angin.

Hadir mendampingi Presiden Jokowi dalam agenda peresmian tersebut, di antaranya Menteri BUMN Erick Thohir beserta perwakilan pejabat dari Masdar Uni Emirat Arab. kbc11

Bagikan artikel ini: