Makin Diminati, 3,28 Juta Merchant di Jatim Gunakan QRIS Sebagai Alternatif Alat Transaksi

Sabtu, 18 November 2023 | 19:13 WIB ET

MAGELANG, kabarbisnis.com: Upaya Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur untuk terus melakukan sosialisasi pemanfaatan QRIS sebagai salah satu alat transaksi telah menunjukkan hasil positif. Hal ini terlihat dari makin banyaknya jumlah merchant yang telah memanfaatkannya dan kenaikan nilai transaksi yang tercatat.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur, Doddy Zulverdi mengungkapkan, hingga September 2023, tercatat ada sekitar 3,28 juta merchant di Jatim yang telah menggunakan QRIS sebagai salah satu alternatif bertransaksi dengan pembeli.

"Jumlah tersebut meningkat 42,85% (yoy) dibandingkan September 2022. Merchant QRIS tersebut didominasi oleh merchant UMKM," ujar Doddy Zulverdi saat kegiatan Capacity Building Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Timur di Magelang, Rabu (16/11/2023) kemarin.

Sementara pengguna QRIS di Jawa Timur pada September 2023 juga mengalami peningkatan menjadi sebanyak 5,73 juta. "Tumbuh sebesar 60,67% (yoy) dibandingkan September 2022 meskipun secara penambahan pengguna melambat sebesar -57,92% (yoy)," tandasnya.

Adapun nominal dan volume transaksi QRIS di Jawa Timur juga menunjukkan kinerja positif. Pada September 2023 nilai transaksi QRIS mencapai sebesar Rp215 triliun atau meningkat 250% (yoy). Sedangkan jumlah transaksinya mencapai 22,15 juta transaksi atau meningkat 227%, (yoy) meskipun melambat secara bulanan masing-masing sebesar -5,64% (mtm) dan -7,25% (mtm).

"Perlambatan ini sejalan dengan berakhirnya honeymoon periode promo QRIS seiring dengan pencabutan status pandemi COVID-19," ujar Doddy.

Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa QRIS telah mendorong percepatan perbaikan ekonomi nasional, termasuk Jawa Timur melalui tran pembayaran ritel yang cepat-mudah-murah-aman-handal (cemumuah).

"Karena seluruh aplikasi pembayaran dari penyelenggara manapun baik bank dan nonbank yang digunakan masyarakat, dapat digunakan di seluruh merchant berlogo QRIS. Merchant hanya perlu membuka rekening atau akun pada salah satu penyelenggara QRIS yang sudah berizin dari BI," lanjutnya.

Selain itu,transaksi QRIS juga menggerakkan sumbar dana berupa simpanan atau Instrumen pembayaran berupa kartu debet, kartu kredit, atau uang elektronik yang menggunakan media penyimpanan server based.

Untuk lebih meningkatkan penggunaan QRIS, lanjut Doddy, Bank Indonesia pada RDG bulan Juli 2023 kembali mengeluarkan Penguatan kebijakan Merchant Discount Rate (MDR) QRIS segmen usaha mikro (UMI) berdasarkan nominal per transaksi secara progresif.

Untuk transaksi sampai dengan Rp 100 ribu dikenakan MDR 0% dan transaksi di atas Rp 100 ribu dikenakan MDR 0,3% Adapun besarnya MDR yang berlaku efektif secepat-cepatnya 1 September 2023 dan selambat-lambatnya pada 30 November 2023 menyesuaikan kesiapan PJP.

"Peningkatan kualitas dan layanan juga akan segera dikenalkan berupa QRIS Tuntas, yaitu Inovasi untuk menghadirkan Transfer, Tarik Tunai dan Setor Tunai menggunakan QRIS yang diluncurkan pada 17 Agustus 2023," ujarnya.

Dari sisi jangkauan penggunaan, QRIS Cross border juga sudah bisa digunakan untuk transaksi di negara Thailand dan Malaysia dan akan terus dikembangkan sebagai alat pembayaran dalam Kawasan ASEAN. Pada bulan ini juga turut dilaunching QRIS cross border untuk transaksi di negara Singapura.kbc6

Bagikan artikel ini: