Ada Pemilu, Pasar Modal RI Disebut Tetap Tumbuh Positif di 2024

Kamis, 28 Desember 2023 | 11:47 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menyebut pertumbuhan pasar modal pada 2023 cukup meningkat dibandingkan tahun lalu. Hal tersebut dapat dilihat pada kenaikan pertumbuhan sebesar 17,6% juta selama periode satu tahun.

"Pada akhir Desember 2022 investor kita itu di angka 10,2 juta, sedangkan pada akhir November 2023 investor kita naik menjadi 12,1 juta. Angka ini saya kira cukup mengesankan, pertumbuhan ini luar biasa," kata Direktur Utama KSEI Samsul Hidayat seperti dikutip, Kamis (28/12/2023).

Dia mengaku memang terjadi penurunan dibandingkan tahun 2022 dan 2021, karena masa pandemi Covid-19. Maka dari itu sikap optimisme harus tetap dibangun.

"Memang akan ada tantangan ke depannya tantangan terberatnya di tahun 2024 adalah akan timbul semacam penantian terhadap kepastian siapa yang akan menjadi penyelenggara negara, siapa orangnya dan berasal dari partai apa itu akan mempengaruhi pertumbuhan pasar modal," ucapnya.

Kemudian, Samsul juga menilai dari pemilu tahun 2004, 2009, 2014, dan 2018 pengaruh politik itu tidak terlalu signifikan terhadap perkembangan pasar modal. Harapannya di tahun 2024 nanti ini tidak akan terlalu mempengaruhi karena memiliki pembatas antara dunia bisnis dan politik.

"Kita berharap agar pasar modal kita tetap bisa berkontribusi maksimal untuk kemajuan ekonomi Indonesia kedepannya dan berkontribusi maksimal dalam peningkatan, pembiayaan bagi dunia usaha maupun memberikan yang terbaik bagi investor baik investor lokal maupun asing. Jadi kita aware, jangan terlalu pesimis tetap optimis bahwa dunia pasar modal akan tetap bertumbuh dengan skala sedikit tidak terlalu tinggi harapannya pertumbuhan itu menjadi target yang kita ke depankan," imbuhnya. kbc10

Bagikan artikel ini: