BPJT genjot penyelesaian 24 ruas tol

Sabtu, 5 Juni 2010 | 10:04 WIB ET
(istimewa)
(istimewa)

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PU Nurdin Manurung menegaskan, terus berupaya penyelesaian 24 ruas jalan tol. Dari 24 ruas tersebut, sebanyak 20 ruas telah melaksanakan Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) dan 4 ruas dalam persiapan PPJT.

”Dengan terbitnya Permen PU No.06/PRT/M/2010 sebagai tindak lanjut Perpres No.13/2010 diharapkan seluruh ruas tersebut nantinya dapat lebih jelas kepastiannya. Melalui Permen PU ini ruas mana saja yang dapat/tidak untuk diteruskan akan terlihat jelas,” jelas Nurdin seperti dikutip kabarbisnis.com dari laman Departemen Pekerjaan Umum (PU), Sabtu (5/6/2010).

Lebih lanjut dia menjelaskan, Perpres No.13/2010 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden No.67/2005 telah mengatur alokasi resiko secara jelas untuk kepastian penyelenggaraan jalan tol. Perpres ini menegaskan dimana pengadaan tanah akan dilaksanakan pemerintah.

Selain itu, Pemerintah juga wajib memberikan dukungan untuk pengadaan tanah, sebagian konstruksi, perijinan termasuk insentif perpajakan. Begitu pula, dukungan dari pemerintah berupa kontribusi fiskal harus dicantumkan dalam APBN/APBD. kbc3

Bagikan artikel ini: