Wow! BI Pakai AI untuk Ramal Pergerakan Rupiah

Senin, 5 Februari 2024 | 09:44 WIB ET
Gubernur BI Perry Warjiyo
Gubernur BI Perry Warjiyo

JAKARTA, kabarbisnis.com: Bank Indonesia (BI) melakukan inovasi dengan memanfaatkan kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) dalam mengukur risiko potensial ke depan.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan, salah satu upayanya adalah BI menggunakan teknologi AI untuk melihat prospek rupiah ke depan.

"Tiap bulan kami melakukan pemantauan itu. Bahkan kami menggunakan AI, untuk melihat probabilitas yang terjadi pada rupiah," kata Perry baru-baru ini.

Dari asesmen terkini, Perry melihat prospek yang lebih baik bagi rupiah di semester II-2024. Didorong oleh potensi penurunan suku bunga kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat (AS) dan potensi penurunan indeks dolar AS.

Saat ini, indeks dolar AS bergerak di kisaran 103. Namun, pada paruh kedua tahun ini Perry yakin indeks dolar AS ada potensi turun ke 101 atau bahkan di bawah 100.

Meski terbantu dengan adanya AI, Perry menegaskan kalau BI juga tetap menggunakan matriks dan model ekonomi.

"Tetap pakai model dan matriks ekonomi dulu untuk melakukan perkiraan. Baru AI," tandas Perry. kbc10

Bagikan artikel ini: