Belanja 7 Ribu Unit Armada Baru, Blue Bird Siapkan Capex Rp2,5 Triliun

Senin, 5 Februari 2024 | 13:22 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Emiten transportasi, PT Blue Bird Tbk (BIRD) atau Bluebird menyiapkan berbagai rencana bisnis guna memaksimalkan kinerja di tahun ini. Salah satunya adalah peremajaan dan pembelian armada baru.

Direktur Utama BIRD Adrianto Djokosoetono menyampaikan pada tahun ini Bluebird menganggarkan alokasi belanja modal atau capital expenditure (Capex) sebesar Rp 2 triliun hingga Rp 2,5 triliun.

Dana capex tersebut akan digunakan untuk beberapa rencana, mulai dari proyek-proyek strategis, peremajaan armada, dan mendukung visi mobilitas berkelanjutan.

"Perseroan akan membeli dan meremajakan total 7.000 armada taksi, non-taksi, dan EV untuk memenuhi permintaan mobilitas yang terstandardisasi," ungkapnya seperti dikutip, Senin (5/2/2024).

Pria yang akrab disapa Andre ini memerinci, pada tahun ini BIRD secara berkelanjutan akan melakukan inovasi dan ekspansi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

Perusahaan akan menambah armada untuk semua segmen bisnis, meningkatkan jangkauan layanan, dan menghadirkan solusi mobilitas yang beragam dan terintegrasi.

"Dan Perluasan layanan non-taksi dan penjajakan peluang di kota-kota baru menjadi salah satu fokus Bluebird untuk memberikan layanan terbaik kepada pelanggan dan memperkuat posisi sebagai pemimpin di industri transportasi," jelasnya.

Bluebird belum merilis secara resmi laporan keuangan tahun buku 2023. Namun, performa emiten pemilik taksi Bluebird ini berhasil mencetak kenaikan bisnis signifikan hingga kuartal ketiga 2023.

BIRD berhasil mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 28,7% dengan nilai Rp 3,22 triliun, jika dibandingkan dengan pendapatan periode sama tahun sebelumnya di angka Rp 2,5 triliun.

Pertumbuhan pendapatan itu berhasil mendorong laba bersih BIRD naik 40,97% dengan nilai Rp 367,42 miliar, jika dibandingkan dengan laba di periode kuartal III-2022 sebesar Rp 260,62 miliar. kbc10

Bagikan artikel ini: