BRI Bidik Penyaluran KPR FLPP 20 Ribu Unit di 2024

Senin, 12 Februari 2024 | 12:36 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Besarnya potensi permintaan kepemilikan properti di Tanah Air diyakini PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) bahwa penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) melalui skema Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) tetap diminati. Diantaranya berasal dari generasi muda yang ingin memiliki rumah.

Direktur Bisnis Konsumer BRI Handayani menegaskan, BRI menargetkan penyaluran KPR FLPP di tahun 2024 sebanyak 20.000 unit. Ini sejalan dengan tren permintaan dari Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang terus meningkat terhadap rumah subsidi lewat aplikasi Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan (SIKASEP) milik Kementerian PUPR.

"Melihat dari potensi aplikasi SIKASEP terkait permintaan dari MBR atas rumah Subsidi FLPP, masih terdapat sebanyak lebih dari 18 ribu unit yang dapat dilakukan proses kredit," ujar Handayani dikutip dari keterangan tertulis, Senin (12/2/2024).

Meski begitu, Handayani menyadari tantangan besar di depan mata seiring dengan melimpahnya penawaran rumah subsidi yang dibangun/dijual oleh pengembang. Oleh sebab itu, BRI akan terus berupaya melayani proses kredit secara cepat dan prudent, serta memperhatikan kualitas rumah agar dapat memberikan manfaat dan kepuasan kepada MBR.

Dia menjelaskan, sejauh ini BRI menyalurkan KPR Subsidi  banyak di rumah tapak, namun BRI tetap melayani penyaluran kepada rumah susun dengan lebih selektif dan cermat dalam melakukan analisa kredit.

"Adapun kualitas kredit kategori NPL KPR subsidi Bank BRI masih terjaga dalam kondisi sehat dengan angka NPL% masih di bawah 1%," ujar Handayani.

Sebagai informasi, KPR Sejahtera FLPP ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah dengan total penghasilan keluarga, suami dan istri maksimal Rp 8 juta per bulan. Program ini khusus untuk kepemilikan rumah pertama atau belum memiliki rumah, belum pernah menerima subsidi perumahan, wajib dihuni dan tidak boleh dijual, disewakan, serta dikontrakkan selama 5 tahun pertama.

Terakhir, Handayani menegaskan BRI masih melayani KPR melalui kantor-kantor cabang yang tersebar di Indonesia. Di sisi lain, pengajuan KPR BRI juga dapat dilakukan secara digital melalui aplikasi BRISPOT, sehingga calon nasabah tidak perlu datang langsung ke kantor cabang. kbc10

Bagikan artikel ini: