Masyarakat Masih Kesulitan Dapatkan Beras di Ritel Modern

Senin, 19 Februari 2024 | 20:37 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Sudah lebih 10 hari toko ritel modern mengalami kekosongan stok beras. Hal ini diakui Elva, seorang konsumen. Dia menceritakan sulitnya mendapatkan beras di Indomaret dan Alfarmat.

"Bulan Januari akhir 2024 saya beli harga beras Rp 69.000 per 5 kilogram (kg). Sampai hari ini, kata staffnya belum dikirim dari gudang. Sekarang yang ada beras khusus Rp 89.000 per kg terpaksa saya beli," ujar Elva di Jakarta, Senin (19/2/2023).

Dia mengaku harus membelinya. Menurutnya beras di pasar tradisional bukan sulit ditemui. Namun harganya jauh lebih mahal. Jenis beras premium dengan broken 5-10%, paling murah sudah dihargai Rp 19.000-Rp 20.000 per kg.

Salah satu petugas Alfamart mengaku, informasi dari gudang baru akan dikirimkan nanti malam. Menurutnya, beras ini baru dapat dibeli konsumen Selasa siang (20/2/2023) besok. Itu pun diperkirakan akan habis dalam hitungan jam.

Perum BULOG sebelumnya menginformasikan soal stok beras yang mulai kembali tersedia di etalase-etalase ritel modern BULOG mendokumentasikan etalase beras ritel modern diisi lebih dari satu merek, seperti BULOG dan Food Station.

"Ketersediaan beras di ritel-ritel modern sudah mulai normal. Jadi, Sobat BULOG jangan pada khawatir ya," demikian seperti tertulis di akun Instagram resmi BULOG.

Direktur Utama BULOG Bayu Krisnamurthi sebelumnya mengatakan, ada enam ritel modern yang mendapatkan pasokan beras Stabilisasi Pasar dan Harga Pangan (SPHP) sejumlah 220 ton per awal pekan lalu, Senin (12/2/2023). Beras SPHP tersebut dikirimkan ke pusat distribusi masing-masing ritel modern sebelum disalurkan ke jaringan ritel.

Ritel modern tersebut adalah PT Matahari Putra Prima Tbk atau Hypermart sejumlah 40 ton PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk atau Ramayana sejumlah 50 ton. Selain itu, PT Lotte Shopping Indonesia atau Lotte Mart sejumlah 10 ton PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk atau Alfamart sejumlah 30 ton, PT Indomarco Prismatama atau Indomaret sejumlah 50 ton, dan PT Inti Cakrawala Citra atau Indogrosir sejumlah 40 ton.

Di samping itu, Bayu juga telah mengirim 800 ton beras SPHP ke PT. Food Station Tjipinang Jaya dan 2.800 ton ke pedagang di Pasar Induk Beras Cipinang.BULOG secara total telah mengirimkan 3.820 ton beras SPHP dalam satu hari Ia pun berencana  untuk menggenjot penyaluran beras SPHP hingga Maret 2024 atau selama Ramadan 2024.

Untuk diketahui, BULOG akan menyalurkan beras SPHP sejumlah 250.000 ton pada Februari-Maret 2023.Total beras SPHP yang disalurkan per bulan pada Februari-Maret 2024 sekitar 125.000 ton. Angka tersebut naik lebih tinggi dari rencana akhir tahun lalu sekitar 100.000 ton per bulan.

Bayu telah mengucurkan beras SPHP sejumlah 226.000 ton hingga 12 Februari 2024. Ini terdiri dari 160.000 ton yang disalurkan pada Januari 2024 dan 60.000 ton pada 1-12 Februari 2024.

Dia mendata, penyaluran beras SPHP ke DKI Jakarta dan Banten mencapai 34,51% atau 78.000 ton hingga 12 Februari 2024. "Selama 1-12 Februari 2024, kami sudah mengucurkan lebih dari 20.000 ton khusus untuk daerah ini saja," pungkasnya. kbc11

Bagikan artikel ini: