Harga Beras Terus Naik, Bulog Perbanyak Titik Penyaluran Beras Medium

Jum'at, 23 Februari 2024 | 13:22 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Harga beras di Jawa Timur selama 30 hari terakhir terus mengalami peningkatan. Untuk beras medium harga komoditas ini masih berada pada kisaran Rp 10.900 – Rp 14.500 per kilogram (kg) sedangkan untuk beras premium Rp 12.000 – Rp 16.000 per kg.

Berdasarkan data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Jawa Timur, harga rata-rata untuk komoditas beras medium Rp11.868. Harga rata-rata tertinggi di Kabupaten Sumenep Rp14.650. Dan harga rata-rata terendah di Kabupaten Tulungagung Rp10.866. Kemudian untuk harga rata-rata beras premium Rp15.153, Harga rata-rata tertinggi di Kota Probolinggo Rp16.500. Sedangkan harga rata-rata terendah di Kabupaten Mojokerto Rp12.487.

Meski demikian, Pimpinan Wilayah Bulog Jatim Ermin Tora, mengklaim stok beras aman hingga beberapa bulan kedepan. "Stok beras di Bulog Jatim sebanyak 150.000 ton. Jumlah ini masih akan terus bertambah dalam waktu dekat sekitar 100.000 ton, dan akan nambah terus," kata Ermin Tora, Surabaya, Kamis (22/2/2024).

Dengan jumlah stok yang cukup banyak tersebut, Ermin mastikan kebutuhan beras masih bisa dipenuhi dan cukup, khususnya untuk bulan puasa dan lebaran. Bahkan Jatim juga masih mampu memenuhi kebutuhan Bulog yang ada di luar Jatim seperti yang ada di Kalimantan, Papua, Maluku termasuk juga NTT. "Kita masih bisa bantu penuhi kebutuhan mereka dari stok yg ada. Stok saat ini masih cukup," ungkapnya.

Agar masyarakat lebih mudah mendapatkan beras Stabilisasi Pasokan Dan Harga Pangan (SPHP), Ermin mengaku sudah menyiapkan strategi jitu dengan memperbanyak titik-titik pelayanan untuk penyaluran beras. Langkah ini telah dilakukan Bulog dalam beberapa Minggu ini. "Jadi kita distribusi ke pasar-pasar tradisional. Kita kerjasama juga dengan Pemerintah Daerah untuk di pasar tradisional kita buka kios Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). Alhamdulillah hampir setiap kota/kabupaten membuka kios TPID," terangnya.

Yang kedua lanjut Ermin, Bulog juga mendistribusikan beras melalui Rumah Pangan Kita. Kemudian yang ketiga mendistribusikan beras SPHP ini ke ritel modern baik lokal maupun nasional. "Kita berharap demgan banyaknya titik ini, harusnya masyarakat lebih mudah mendapatkan beras di sekitar lokasi mereka. Harusnya dengan seperti itu masyarakat tidak perlu ada antre karena kami akan terus memperbanyak outlet untuk pelayanan. Dan jangan khawatir karena stok kami sangat cukup untuk itu. Itu yang kami lakukan untuk memperbanyak untuk beras medium," paparnya.

Ermin menambahkan pihaknya juga bekerjasama juga dengan penggilingan padi yang ada di Jatim untuk bersama-sama mendistribusikan beras premium. Ia memastikan saat ini stok beras di ritel modern sudah bisa ditemukan setelah beberapa hari yang lalu sempat terjadi kekosongan.

"Dengan adanya perluasan dalam pelayanan kami pada masyarakat dengan harga penjualan beras seperti ketentuan pemerintah sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), seharusnya harga beras di masyarakat lebih terkendali pada posisi yang diharapkan pemerintah. Untuk HET premium Rp13.900 dan medium Rp10.900," pungkasnya.kbc6

Bagikan artikel ini: