Antisipasi Kepadatan saat Mudik Lebaran, Kemenhub Siapkan 3 Pelabuhan Penyeberangan Jawa-Sumatera

Jum'at, 15 Maret 2024 | 13:29 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengeluarkan skema lalu lintas penyeberangan khusus guna mengantisipasi kepadatan di musim mudik Lebaran 2024. Skema ini berlaku pada 3-9 April 2024.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Hendro Sugiatno menjelaskan, selama musim mudik arus penyeberangan dari Jawa ke Sumatera akan dibagi dalam 3 pelabuhan. Mulai dari Pelabuhan Merak, Pelabuhan, Ciwandan, hingga Pelabuhan BBJ Bojonegara. Pelabuhan BBJ Muara Pilu dan Pelabuhan Indah Kiat juga disiapkan sebagai alternatif bila terjadi kepadatan.

"Lintas Merak-Bakauheni rencananya akan dioperasikan 55 kapal (ekspres dan reguler), sementara lintas Ciwandan - Bakauheni disiapkan 10 kapal," papar Hendro dikutip dari keterangannya, Jumat (15/3/2024).

Mulai tanggal 3 April 2024 pukul 00.00 WIB hingga 9 April 2024 pukul 24.00 WIB penumpang pejalan kaki, kendaraan golongan IV a dan golongan VI a melakukan penyeberangan lewat Pelabuhan Merak. Golongan IV a dan VI a sendiri merupakan kendaraan mobil penumpang berupa minibus, sedan, atau jeep hingga mobil bus.

Sedangkan Pelabuhan Ciwandan akan melayani kendaraan Golongan I, II, II, VI b dan VII. Golongan kendaraan I, II, dan III terdiri dari sepeda dan sepeda motor. Sementara itu golongan VI b dan VII terdiri dari mobil barang muatan terbuka maupun tertutup hingga truk tronton kecil.

Sementara itu, Pelabuhan BBJ Bojonegara akan berfokus pada kendaraan Golongan VIII dan IX yang terdiri dari truk dan kendaraan besar.

Hendro bilang masyarakat tak perlu bingung soal pelabuhan mana yang akan digunakan. Pasalnya saat melakukan pembelian tiket melalui Ferizy nantinya akan tercantum lokasi keberangkatan melalui pelabuhan yang mana.

"Diharapkan tidak ada kendaraan yang memasuki Pelabuhan yang tidak sesuai peruntukannya," beber Hendro.

Selain ada skema khusus di pelabuhan, Kementerian Perhubungan juga melakukan rekayasa operasi pada layanan kereta api ke Pelabuhan Merak. Untuk relasi kereta menuju stasiun ujung Merak akan ditiadakan.

Pemberhentian terakhir kereta hanya sampai Stasiun Cilegon. Hal ini berlaku saat waktu mudik, mulai tanggal 3-9 April 2024. Nantinya akan ada shuttle gratis bagi penumpang kereta api dari Stasiun Cilegon menuju pelabuhan.

"Nantinya akan ada shuttle bus untuk pengguna jasa yang dilayani secara gratis," pungkas Hendro.

Sementara itu, pihak Korlantas Polri juga akan menyiapkan beberapa titik delaying system dan buffer zone. Mulai dari Rest Area KM 43 A dan KM 68 A pada ruas Jalan Tol Tangerang-Merak serta lahan PT. Munic Line pada ruas jalan Cikuasa Atas. kbc10

Bagikan artikel ini: