Garuda Siap Tambah 8 Armada Pesawat di Tahun Ini

Kamis, 2 Mei 2024 | 16:12 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menargetkan penguatan armada dengan penambahan 8 pesawat yang akan datang secara bertahap di 2024. 8 Armada tersebut terdiri atas 4 pesawat berbadan sempit (narrow body) jenis Boeing 737-800NG dan 4 pesawat berbadan lebar (wide-body), dengan jenis Boeing 777-300ER (2) dan Airbus 330-300 (2).

"Selaras dengan upaya peningkatan kapasitas produksi, di 2024 ini perusahaan fokus mengoptimalkan pendapatan usaha melalui sejumlah aksi korporasi, di antaranya Garuda Indonesia menargetkan penguatan armada dengan penambahan 8 pesawat," kata Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra dikutip dari keterangan tertulis, Kamis (2/5/2024).

Penambahan 8 armada juga dilakukan guna memaksimalkan tingkat keterisian penumpang, serta mendukung perluasan jaringan penerbangan baik domestik maupun internasional.

"Dengan fundamen kinerja yang secara bertahap terus menunjukkan pemulihan yang konsisten termasuk melalui langkah perbaikan ekuitas yang terukur, kami optimis tahun 2024 akan menjadi tahun yang monumental dalam langkah akselerasi kinerja usaha Garuda Indonesia," ucap Irfan.

Adanya penambahan 8 armada sejalan dengan proyeksi Asosiasi Pengangkutan Udara Internasional (IATA) yang meramalkan industri penerbangan di 2024 akan menyelesaikan fase recovery-nya secara bertahap.

Optimisme tersebut juga tercermin dari proyeksi target pertumbuhan penumpang Garuda Indonesia di sepanjang 2024, yakni meningkat sedikitnya 40% dibandingkan dengan capaian jumlah angkutan Garuda Indonesia pada tahun sebelumnya.

"Sejumlah tantangan industri penerbangan di tahun 2024 menjadi fokus kami dalam mengakselerasikan kinerja termasuk terkait dengan supply chain pada sektor industri pesawat dan penunjangnya, volatilitas nilai tukar mata uang, hingga fluktuasi harga avtur yang kami terus mitigasi melalui berbagai pendekatan strategis pengelolaan beban usaha serta turut diselaraskan dengan optimalisasi profitabilitas," tutur Irfan. kbc10

Bagikan artikel ini: