Peugeot Hengkang dari RI, Ini Penegasan Astra Terkait Nasib Karyawan

Jum'at, 3 Mei 2024 | 21:18 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pabrikan mobil asal Prancis, Peugeot memutuskan hengkang dari Indonesia. Perusahaan menyebut, langkah itu bukan karena lesunya penjualan di RI, namun hasil keputusan strategi bisnis oleh induk perusahaan, Stellantis.

Lantas bagaimana nasib karyawan menyusul hengkangnya Peugeot dari Indonesia? Sebagai informasi, meski tak punya pabrik, bisnis Peugeot di Indonesia beroperasi di bawah PT Astra International Tbk (Astra). Apakah Astra bakal melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) atas pegawai operasional bisnis Peugeot di Indonesia?

"Tidak ada pemutusan hubungan kerja dan karyawan tetap berkarya di lingkungan Grup Astra," kata Chief Executive Astra - Peugeot Sales Operation Rokky Irvayandi dikutip dari CNBC Indonesia, Jumat (3/5/2024).

Pegawai yang sebelumnya bekerja di agen pemegang merek (APM) atau office bakal bekerja di perusahaan Astra yang lain. Sedangkan pegawai yang bekerja di bagian diler tidak ada perbedaan karena saat ini masih tersisa 4 diler resmi yakni Peugeot Sunter (Jakarta), Peugeot Cilandak (Jakarta), Peugeot Solo, dan Peugeot Surabaya.

"Karyawan yang terkait dengan layanan aftersales dan pendukungnya tetap di Peugeot. Yang dipindahkan ke perusahaan lain di grup Astra adalah yang di luar itu, jumlahnya 40 orang, sudah termasuk tim sales," kata Rokky.

Rokky bilang, khususnya dalam penanganan aftersales seperti service dan purna jual, operasional aftersales tetap berjalan meski sudah tidak lagi menjual mobil barunya.

"Untuk layanan aftersales, Astra sebagai Authorized Peugeot Service Center tetap berkomitmen memberikan layanan purna jual termasuk perawatan, perbaikan kendaraan, klaim warranty hingga jaminan ketersediaan sparepart seperti biasanya dengan level pelayanan yang sama seperti sebelumnya, di 4 bengkel resmi Peugeot," ujar Rokky. kbc10

Bagikan artikel ini: