Pegawai BUMN Bisa Libur 3 Hari Sepekan, Ini Syaratnya

Senin, 13 Mei 2024 | 09:37 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tengah mempersiapkan regulasi yang memungkinkan pengaturan program libur tiga hari dalam sepekan khusus untuk karyawan di kementerian tersebut.

Namun jatah libur tiga hari dalam sepekan hanya untuk karyawan Kementerian BUMN yang berkinerja bagus.

"Kita kaitkan dengan kinerja tentunya, siapa yang berkinerja dengan baik tentu mendapat fasilitas (libur tiga hari dalam seminggu). Semua kembali kita selaraskan dengan kinerja," kata Deputi Bidang SDM dan IT Kementerian BUMN Tedi Bharata seperti dikutip, Senin (13/5/2024).

"Dari sisi regulasi di Kementerian BUMN sedang kita matangkan, dari secara sistem karena perlu enabler untuk platform-nya sedang kita siapkan. Nanti bentar lagi akan kita implementasikan, on schedule," imbuhnya.

Tedi menegaskan, libur tiga hari dalam seminggu ini akan dimulai untuk para karyawan Kementerian BUMN. Ia menekankan ini sesuai dengan arahan Menteri BUMN Erick Thohir.

Dia menyebut, Erick ingin membuktikan bahwa jajaran Kementerian BUMN benar-benar peduli terhadap para karyawan. Harapannya, kerja yang cuma empat hari dalam sepekan ini akan berdampak terhadap produktivitas pegawai.

Menteri BUMN Erick Thohir sebelumnya mengusulkan wacana kerja empat hari dalam sepekan untuk para karyawan pada Maret 2024 lalu. Ia menyebut ini didasarkan pada aspek kesehatan mental para pegawai BUMN.

"Kalau sudah bekerja lebih dari 40 jam dalam minggu itu, kalian bisa register, dalam sebulan dua kali setiap Jumat bisa jadi alternatif untuk libur, tuh. Kita lakukan itu," ucap Erick kala itu.

Erick menegaskan, usulan ini bukan berarti Kementerian BUMN mendorong para pegawainya malas bekerja. kbc10

Bagikan artikel ini: