Komitmen Dorong Pertumbuhan Industri Konstruksi Jatim, BCI Central Gelar "BCI Equinox 2024"

Jum'at, 7 Juni 2024 | 21:51 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: BCI Central, perusahaan yang bergerak di bidang informasi konstruksi kembali menggelar "BCI Equinox 2024" di Sheraton Hotel Surabaya mulai Jumat (7/6/2024) hingga Sabtu (8/6/2024). Ini adalah tahun kedua "BCI Equinox" digelar di Surabaya, setelah beberapa tahun sempat vakum akibat pandemi Covid-19.

General Manager- Emerging Market BCI Central, Pietter Sanjaya mengungkapkan bahwa Jawa Timur, khususnya Surabaya merupakan provinsi yang menjadi incaran BCI sejak lama, tepatnya mulai tahun 2016. Keinginan untuk masuk pasar Jatim karena besarnya potensi yang ada, mulai dari pembangunan rumah, industri, rumah sakit, perkantoran dan lain sebagainya.

Dari sudut pandang industri konstruksi, Surabaya dan Jawa Timur juga mencatatkan diri sebagai salah satu kota dan provinsi paling aktif dalam menyumbangkan total nilai investasi pembangunan gedung selama beberapa tahun terakhir.

Prediksi BCI di tahun ini menunjukkan, total nilai proyek konstruksi secara nasional akan mencapai Rp355,15 triliun. Jabodetabek masih menjadi penyumbang terbesar, disusul Kalimantan Timur dengan proyek IKN Nusantara dengan kontribusi gabungan sebesar 41.95% terhadap pasar nasional.

"Sementara pangsa pasar konstruksi Jawa Timur berkisar 8,49% yang berarti rata-rata seimbang dengan provinsi lain di Pulau Jawa . Adapun total nilai proyek konstruksi di Jawa Timur diperkirakan mencapai Rp30,16 triliun tahun ini. Sektor bangunan diperkirakan akan tetap memberikan kontribusi yang signifikan dengan kisaran Rp20,06 triliun, sedangkan sektor sipil diperkirakan mencapai Rp10,10 triliun. Besaran tersebut jika dibanding tahun lalu tumbuh kisaran 5%," tandasnya.

Sektor bangunan, terbesar disumbang oleh perumahan atau residensial dengan nilai sebesar Rp 6,7 triliun, selanjutnya Industrial sebesar Rp 5,6 triliun dan Rumah Sakit sebesar Rp 1,7 triliun. Proyek-proyek tersebut saat ini banyak yang sedang dalam tahap perencanaan atau sedang dibangun di Surabaya dan kota-kota besar lainnya.

Selain itu, Surabaya juga menjadi pintu masuk Indonesia Timur, mengingat Jatim miliki pelabuhan dan letaknya juga cukup strategis karena menjadi akses ke wilayah Indonesia timur, Indonesia tengah dan atas Sulawesi. "Sehingga kami komitmen mengadakan kegiatan seperti equinox untuk berkontribusi dan update teknologi," tegasnya.

Jika di tahun sebelumnya ada 17 brand yang bergabung di kegiatan equinox,, maka di tahun ini ada 22 brand. "Terjadi peningkatan, ada gairah yang tumbuh, mulai lebih banyak yang melirik dan bisnis makin beragam. Tetapi secara umum, masih banyak arsitektural produk," akunya.

Ia juga menegaskan, dengan semakin tingginya kompetisi dan getolnya digitalisasi di semua lini, maka inovasi produk mulai mengarah dan berhubungan artificial intelligence (AI). Mereka ini sangat getol melakukan edukasi kepada stakeholder, khususnya yang di Surabaya karena sebenarnya bnyk crazy rich yang ada di Surabaya.

"Kami memang tidak menargetkan nilai transaksi karena kegiatan ini adalah kegiatan business to business (b2b), bukan business to consumer (b2c). "Harapan kami, setelah kegiatan ini selesai, mereka bisa melanjutkan kesepakatan mereka yang telah terjalin di saat kegiatan equinox," pungkasnya.kbc6

Bagikan artikel ini: