Kembangkan 21 Proyek, Tanrise Property Siapkan Dana Rp3 Triliun

Senin, 10 Juni 2024 | 15:58 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Emiten properti, PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) atau yang biasa dikenal dengan Tanrise Property bakal mengembangkan 21 proyek baru dalam 5 tahun ke depan. Langkah ini sebagai wujud komitmen perseroan untuk memperkuat posisinya sebagai pemain utama di industri properti Indonesia.

Direktur Sales & Marketing Tanrise Property, Helen Hamzah mengatakan, perseroan telah merancang pengembangan bisnis baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Untuk jangka panjang, perseroan menargetkan bisa mengembangkan 21 proyek yang akan dilakukan dalam 5 tahun ke depan.

"Dari 21 proyek tersebut, 10 diantaranya adalah perhotelan untuk memperkuat recurring income, dan 11 proyek real estate dalam bentuk mixed-use. Ini merupakan salah satu strategi utama Tanrise Property untuk menghadirkan proyek yang multifungsi, efisien dan inovatif," ujarnya pada Public Expose perseroan yang digelar secara virtual, Senin (10/6/2024).

Proyek mixed-use sendiri dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan hunian, perkantoran, perhotelan dan komersial dalam satu lokasi, memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi para penghuninya.

Untuk mendukung pengembangan 21 proyek tersebut, perseroan akan menganggarkan capital expenditure (capex) senilai Rp 3 triliun. Dana tersebut diambilkan dari eksternal maupun internal perseroan.

Sementara khusus untuk tahun 2024, Helen menyebut, selain akan fokus pada proyek-proyek yang sudah berjalan, juga akan mengembangkan proyek baru baik properti maupun perhotelan. Diantaranya proyek hotel dan resort di Bali, di Batu, proyek perkantoran di Kayun Surabaya serta di Gresik.

"Untuk pengembangan proyek di tahun 2024, perseroan telah menganggarkan Capex senilai Rp 300 miliar," ungkapnya.

Sedangkan pada tahun 2025, perseroan juga akan mengembangkan beberapa proyek di beberapa lokasi strategis, seperti di Rungkut Surabaya, Bandung, Manado, proyek hotel hingga ballroom serta resort di The Tamandayu, Pasuruan. Termasuk rencana pengembangan proyek di Ibu Kota Nusantara (IKN) dimana perseroan telah memiliki lahan seluas 134 hektare.

Direktur Legal Tanrise Property, Go Ie Tiong mengungkapkan, tahun ini perseroan juga mematangkan proyek apartemen Kyo Society, yang telah mencapai tahap topping off di tahun 2023 dan direncanakan untuk diserahterimakan kepada para penghuni pada akhir tahun 2024.

"Proyek ini menunjukkan komitmen Perseroan dalam menyelesaikan proyek tepat waktu dengan kualitas yang tinggi. Selain itu, Perseroan juga berfokus pada sinergi antar proyek untuk mengoptimalkan nilai dan meningkatkan efisiensi," ujarnya.

Direktur Finance Tanrise Property, Go Herliani Prayogo menambahkan, di tahun 2023 perseroan telah menyelesaikan dan mengembangkan sejumlah proyek strategis. Hal itu mampu memberikan kinerja positif perseroan, dimana pendapatan usaha mencapai Rp 279,1 miliar. Pendapatan ini diperoleh dari berbagai sumber, termasuk apartemen, gudang, ruko, dan perkantoran.

"Pertumbuhan pendapatan dari sektor perhotelan juga signifikan, dengan peningkatan sebesar 22% dari Rp 155,7 miliar pada tahun 2022 menjadi Rp 189,5 miliar di tahun 2023. Sedangkan laba tahun berjalan 2023 sebesar Rp 14,8 miliar," paparnya.

Kinerja positif ini terus berlanjut hingga kuartal I tahun 2024, dengan pendapatan usaha sebesar Rp 59,5 miliar dan jumlah aset Perseroan yang naik 18% menjadi Rp 3,2 triliun dibandingkan kuartal I-2023 sebesar Rp 2,7 triliun.

Sementara itu Direktur Utama Tanrise Property, Belinda Tanoko menyatakan, fokus perseroan di tahun 2024 adalah memastikan bahwa setiap proyek yang dikembangkan tidak hanya memenuhi standar kualitas tinggi tetapi juga memberikan nilai tambah bagi para pelanggan. Dengan mengembangkan proyek-proyek di lokasi strategis dan dengan desain yang inovatif, pihaknya yakin dapat terus tumbuh dan memberikan kontribusi positif bagi industri properti di Tanah Air.

"Keberhasilan perseroan di tahun 2023 tidak hanya mencerminkan komitmen kami terhadap kualitas dan ketepatan waktu dalam menyelesaikan proyek, tetapi juga menunjukkan kemampuan kami untuk terus tumbuh dan berinovasi di berbagai sektor. Kami berkomitmen untuk terus memberikan hasil yang terbaik," ujarnya. kbc7

Bagikan artikel ini: