OJK Ungkap Tanda-tanda Rekening Dipakai Judi Online

Selasa, 9 Juli 2024 | 21:06 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama kementerian dan lembaga terkait serta industri keuangan berusaha memerangi praktik-praktik yang merugikan masyarakat dan merusak reputasi serta integritas sistem keuangan. Diantaranya adalah penggunaan rekening di perbankan untuk praktik judi online.

Namun OJK juga mengungkapkan tantangan yang dihadapi oleh perbankan dalam mengidentifikasi rekening yang digunakan oleh judi online. Salah satunya adalah nilai transaksi yang hanya kecil, bahkan dalam kisaran Rp 10.000 per transaksi.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menjelaskan bahwa sebetulnya industri perbankan RI sudah menerapkan sistem pemantauan yang sangat ketat untuk mencegah penyalahgunaan rekening bank. Sistem ini, antara lain, berfungsi mencegah aktivitas terkait pencucian uang.

Namun, sistem anti-pencucian uang sulit diterapkan untuk mengidentifikasi penggunaan rekening untuk aktivitas judi online.

"Bank sudah sadar, cautious bahwa paramater yang dipakai sangat berbeda sekali, misalnya pencucian uang yang [transaksinya] sangat besar dengan judi online yang transaksinya kecil sekali hanya sekitar Rp 10.000," kata Dian, dikutip Selasa(9/7/2024).

Oleh karena itu, industri perbankan kini menyesuaikan parameter pemantauan transaksi mencurigakan untuk nilai transaksi yang kecil tapi sering dan dananya ditarik dengan cepat.

"Sekarang paramaternya kita pakai untuk transaksi kecil tapi sering dan penarikannya segera, itu juga jadi indikator," kata Dian.

OJK menyatakan per Juni 2024 sudah ada 6.056 rekening bank yang diblokir karena digunakan untuk bisnis judi online. Rekening diblokir oleh bank berdasarkan informasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika.

"Terkait pemberantasan judi online, OJK memblokir 6.056 rekening berdasarkan data yang diserahkan dari Kominfo ke OJK," kata Dian.

Selain pemblokiran rekening sesuai permintaan Kominfo, OJK juga meminta bank untuk menutup rekening terkait yang dikenali karena memiliki customer identification file (CIF) yang sama. kbc10

Bagikan artikel ini: