Kopi luwak sumbang 50% pendapatan Rolaas Cafe

Senin, 2 Agustus 2010 | 16:55 WIB ET

Penjualan kopi malah naik 30%

SURABAYA, kabarbisnis.com: Ramainya perbincangan kehalalan dan keharaman kopi luwak ternyata malah memberikan efek positif pada realisasi penjualannya di 3 gerai Rollaas Cafe milik PTPN XII yang berada di City of Tomorrow (CITO) Margorejo, dan Tunjungan Plaza (TP). Bahkan kenaikannya mencapai sekitar 20% hingga 30% per hari.

"Karena banyak yang ingin tahu, akhirnya penjualan kami malah naik sekitar 20% hingga 30% per hari," ungkap Manager Industri Hilir PTPN XII, Setyo Wuryanto di Surabaya, Senin (2/8/2010).

Saat ini, dari total penjualan di tiga gerai tersebut yang mencapai Rp10 juta per hari, kopi luwak berhasil menyumbang sekitar 50%, atau sekitar Rp 5 juta per hari.

"Ini seperti promosi tidak sengaja, karena ramai diperbincangkan di berbagai kesempatan, akhirnya banyak orang yang penasaran dan ingin tahu kopi luwak," ungkapnya sambil tersenyum.

Terkait produksi kopi luwak, Direktur Produksi PTPN XII, Danu Riyanto menambahkan, saat ini mencapai sekitar 2 ton hingga 3 ton per tahun. Kecilnya produksi tersebut karena terbatasnya populasi luwak yang mereka miliki. Sampai saat ini hewan luwak yang mereka miliki mencapai 200 hingga 300 ekor yang tersebar di 4 kebun di Situbondo dan di Bondowoso.

"Dari seluruh produksi tersebut, sekitar 80% dikonsumsi oleh masyarakat dalam negeri sementara sisanya di ekspor ke berbagai negara. sebab, kami memang ingin menjadikan kopi luwak sebagai ikon Indonesia yang hanya bisa didapatkan di Indonesia," ungkap Danu.

Kopi Luwak Halal

Mengenai munculnya pertanyaan seputar kehalalan kopi luwak memicu PT perkebunan Nusantara (PTPN) XII sebagai produsen kopi luwak angkat bicara.

Danu menegaskan bahwa kehalalan kopi luwak yang diproduksi oleh PTPN XII tidak perlu dipertanyakan lagi, karena ke proses produksinya sudah sesuai dengan apa yang telah disyaratkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Dikatakan Danu, minggu lalu MUI telah mengeluarkan fatwa yang menjelaskan bahwa kopi luwak halal dengan syarat melalui proses pencucian secara syar`i.

"Dan kopi luwak PTPN XII, telah sesuai dengan persyaratan tersebut, sebab PTPN XII sangat memperhatikan setiap proses pengolahannya, mulai dari pengumpulan biji kopi luwak, proses pencucian, penirisan, pengeringan, pemisahan kulit tanduk, penggorengan hingga penggilingan dan penyeduhannya," pungkas Setyo. kbc6

Bagikan artikel ini: