Rekayasa Industri incar pendapatan Rp3 triliun

Jum'at, 6 Agustus 2010 | 09:35 WIB ET

MALANG, kabarbisnis.com PT Rekayasa Industri (Rekin), anak usaha PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) mengincar pendapatan sebesar Rp3 triliun pada 2010. Pendapatan tersebut diharapkan bisa diperoleh dari penggarapan 6 hingga 7 proyek sepanjang tahun ini.

Perusahaan pembuatan mesin industri dan konstruksi ini dalam kurun empat tahun terakhir mengalami lonjakan pendapatan hingga tiga lipat.

Vice President Mineral, Environment & Infrastructure PT Rekayasa Industri, Radian Z. Hosen menyatakan sejumlah kontrak proyek telah digenggam Rekin tahun ini.

"Proyek-proyek itu berasal dari perusahaan dalam negeri dan luar negeri. Diantaranya dari Pertamina dan sebuah perusahaan asal Australia yang akan membangun pabrik amonium nitrat," jelas Radian usai acara Orasi Tokoh dan Diskusi Publik-Mengembalikan Khittah Kemerdekaan Ekonomi Bangsa di Malang, Kamis (5/8/2010).

Dalam acara yang diselenggarakan Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (ISMEI), Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Malang (BEM FE UMM), dan Pondok Pesantren Tebu Ireng tersebut, Radian mengungkapkan, nilai proyek yang digarap Rekin untuk pabrik amonium nitrat tersebut mencapai US$174 juta.

Pabrik yang akan berdiri di Bontang, Kalimantan Timur tersebut, menurut Radian menelan investasi sebesar US$500 juta.

Keunggulan Rekin, lanjutnya, adalah harga yang kompetitif dan kualitas sangat bagus. "Keberadaan perusahaan rekayasa industri dalam negeri seperti Rekin ini akan mampu menempatkan industri-industri dalam negeri kompetitif daripada memesan mesin atau menyerahkan pembangunan konstruksi kepada perusahaan-perusahaan asing," jelas Radian.

Mengenai rencana initial public offering (IPO) yang sempat tertunda, menurut Radian masih dalam kajian jajaran manajemen, apakah akan diteruskan ataukah dibatalkan. Rekin sempat akan IPO pada 2009 dan telah melakukan persiapan-persiapan pada 2008, berhubung terjadi krisis ekonomi pada akhir 2008, rencana IPO tersebut ditunda. kbc3

Bagikan artikel ini: