Capai Rp400 triliun, zakat bisa gerakkan ekonomi

Selasa, 31 Agustus 2010 | 14:20 WIB ET
Acara penyaluran donasi Kadin Jatim (dok. kabarbisnis.com)
Acara penyaluran donasi Kadin Jatim (dok. kabarbisnis.com)

Penyaluran zakat diprediksi mencapai Rp400 triliun

SURABAYA, kabarbisnis.com: Rumah Zakat, salah satu lembaga penyalur zakat, mencatat, potensi penyaluran zakat pada tahun ini secara nasional diperkirakan akan mengalami kenaikan yang cukup besar, mencapai sekitar 400%.

Besarnya penyaluran zakat pada tahun ini selain karena semakin meningkatnya petumbuhan ekonomi dan populasi kaum muslim Indonesia, juga dipengaruhi oleh tingginya kesadaran masyarakat Islam yang secara suka rela mengeluarkan zakat mereka kepada fakir miskin.

Kepala Rumah Zakat Regional Jawa Timur (Jatim) Rajin Abdul Aziz mengungkapkan bahwa jika pada tahun lalu penyaluran zakat nasional pada tahun lalu mencapai Rp100 triliun, maka pada tahun ini diperkirakan akan melejit hingga Rp400 triliun atau naik 400% dari tahun lalu.

"Penyaluran zakat di indoensia memang setiap tahunnya mengalami kenaikan yang cukup signifikan. Pada tahun 2008, penyaluran zakat di indonesia hanya sekitar Rp20 triliun, tahun 2009 melonjak hingga Rp100 triliun, dan di tahun ini kami perkirakan akan naik menjadi Rp400 triliun. Penyaluran zakat ini bisa terus mendorong gerak perekonomian jika disalurkan dengan skema yang tepat, tidak kuratif, dan berdimensi jangka panjang," terang Rajin Abdul Aziz, di Surabaya, Selasa (31/8/2010).

Sementara sumbangan Jatim terhadap nasional menurutnya saat ini sudah mencapais ekitar 1% hingga 2% saja. Dan angka ini akan terus bertambah besar seiring dengans emakin dekatnya lebaran 1431 hijriyah.

"Kalau kebiasaannya kan zakat akan dikeluarkan minggu terakhir menjelang lebaran. Dan puncajnya sekitar H-3 lebaran. Nah, kira-kira minggu-minggu ini semakin banyak masyarakat yang mengeluarkan zakar mereka," lanjutnya. kbc6

Bagikan artikel ini: