Revitalisasi UPT perindustrian telan anggaran Rp25 miliar

Kamis, 11 November 2010 | 12:44 WIB ET
(dok. kabarbisnis.com)
(dok. kabarbisnis.com)

SURABAYA, kabarbisnis.com: Kinerja industri di Jawa Timur, khususnya untuk industri logam dan pengolahan terus dipacu. Ini terlihat dari alokasi dana yang disediakan utnuk melakukan revitalisasi Unit Pelaksana Teknis (UPT) perindustrian di wilayah kerja Dinas Perindsutrian dan Perdagangan (Disperindag) Jatim.

"Kami sudah melakukan perbincangan dengan Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jatim untuk melakukan revitalisasi 15 unit UPT industri di tahun 2011. Dari Rp45 miliar yang kami ajukan untuk alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2011, yang disetujui hanya Rp25 miliar," kata Kepala Disperindag Jatim, M Fatah Yasin saat meninjau stan di pameran produk daerah berskala nasional dengan tema `Gebyar pasar produk daerah` yang diselenggarakan oleh Disperindag Jatim di Gramedia Expo, Surabaya, Kamis (11/11/2010).

Diungkapkan Fatah, langkah revitalisasi UPT ini adalah untuk memacu tumbuhnya industi terkait di tahun depan, khususnya untuk industri menengah pengolahan berbasis agro dan industri menengah logam.

Untuk UPT industri pengolahan mamin yang ada di Trosobo, akan diberikan alokasi anggaran sebesar Rp2 miliar sementara UPT industri logam akan dialokasikan dana sebesar Rp5 miliar.

"Terbesar memang UPT industri logam dan pengolahan berbasis agro, karena di tahun depan konsentrasi kami memang di dua sektor tersebut," kata Fatah.

Ia berharap, dengan langkah revitalisasi ini maka jumlah industri akan bertambah sehingga kontribusinya terhadap APBD juga akan naik sebesar 10% hingga 15%.Sementara pertumbuhannya di 2011 bisa mencapai sekitar 2% dari posisi saat ini yang kurang dari 1%. kbc6

Bagikan artikel ini: