Kian ekspansif, Cleo bikin pabrik di enam kota

Senin, 29 November 2010 | 10:48 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Pasar air minum beroksigen kian menggelembung. Kondisi ini menuntut pelaku bisnis di sektor terkait untuk secepatnya merespon pasar dengan melakukan ekspansi besar-besaran, seperti yang telah dilakukan oleh PT Sariguna Primatirta.

Perusahaan air minum beroksigen dengan merek dagang Cleo ini merencanakan akan membangun enam unit pabrik baru di enam kota pada tahun depan. Yaitu di Madura Jatim, Samarinda, Bandung, Bekasi, Serang dan Lombok Tengah.

"Dengan adanya pabrik baru tersebut, kami yakin penjualan kami akan terus terkerek karena pasar memang masih sangat luas," ungkap Direktur Operasional PT Sariguna Primatirta, Eko Susilo di Surabaya, Senin (29/11/2010).

Dijelaskan Eko, PT Sariguna Primatirta pertama kali masuk Indonesia pada tahun 2003 dengan membangun pabrik di Pandaan Jatim yang

resmi beroperasi pada September 2003.

Pada Oktober 2005, Sariguna kembali membangun pabrik baru di Bogor

dan Kudus. Pada bulan April 2006 ia juga membangun di Jember dan Makassar, Februari 2007 di Banjarmasin, Februari 2008 di Medan dan Agustus 2009 di Denpasar dan Citeureup.

"Ini karena respons pasar ternyata cukup bagus sehingga kinerja kami juga terus meningkat. Saat ini total pabrik yang kami miliki mencapai 9 unit dengan kapasitas penjualan lebih dari 70 juta liter per tahun. Pada tahun depan, jumlahnya akan meningkat menjadi 15 unit," terangnya.

Sementara kinerja perusahaan pada tahun 2009 menurutnya mengalami pertumbuhan sekitar 83% dibanding 2008. Dan pada tahun 2010 di kuartal III, kinerjanya sudah mengalami pertumbuhan hingga79% dibanding 2009 di periode sama.

"Kontribusi terbesar disumbang oleh pabrik di Jawa yang mencapai sekitar 70%," ungkap Eko.

Adapun jika dilihat dari sisi kemasan, kontribusi penjualan terbesar kemasan Cleo galon dengan ukuran 6 liter dan 19 liter yang mencapai 60%, selanjutnya kemasan botol sebesar 30%. Hingga 35%, dan sisanya cup atau gelas.

"Selain itu, kami sekarang juga tengah membidik pasar Australia karena potensinya yang cukup bagus. Sedangkan pasar ekspor yang sudah kami garap adalah pasar Malaysia dan Singapura," pungkasnya. kbc6

Bagikan artikel ini: