Kelas menengah pacu konsumsi produk premium

Selasa, 19 April 2011 | 16:06 WIB ET
(dok. kabarbisnis.com)
(dok. kabarbisnis.com)

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kelas menengah di Indonesia semakin membengkak. Konsumen kelas menengah ini banyak mengoleksi barang-barang premium berharga mahal.

Hasil survei The Nielsen menunjukkan, masyarakat kelas menengah ke atas lebih memilih produk berdasarkan asas manfaat. Adapun masyarakat kelas menengah ke bawah membeli produk untuk menambah konsumsi barang yang belum pernah mereka beli.

"Konsumen lebih memprioritaskan kebutuhan gaya hidupnya, kalau yang menengah ke bawah membeli produk yang dianggap premium," ujar Executive Director of Client Leadership Nielsen, Venu Madhav, dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (19/4/2011).

Perilaku konsumen yang kian konsumtif ini, lanjut Nevu, akan mendongkrak permintaan produk di sektor otomotif, asuransi, perjalanan, dan kesehatan.

Manajer FMCG Service PT Nielsen Teddy Lesmana menuturkan, memang ada kecenderungan konsumen menengah ke bawah untuk "meniru" konsumen kelas atas dengan mengonsumsi produk-produk yang dianggap premium. Mereka membeli produk yang sebelumnya belum pernah mereka konsumsi.

"Seperti keju dan makanan beku. Perilaku konsumen menengah ke bawah ini direspons oleh banyak pabrik dan produsen dengan meluncurkan produk yang dinilai premium dengan harga terjangkau," ujarnya. kbc11

Bagikan artikel ini: