Pemerintah tak tegas, China mudah akali RI

Rabu, 18 Mei 2011 | 05:12 WIB ET
(dok. kabarbisnis.com)
(dok. kabarbisnis.com)

SURABAYA, kabarbisnis.com: Membanjirnya produk China di Indonesia tak diiringi oleh ketegasan Indonesia dalam menegakkan aturan perdagangan. Kondisi ini membuat barang China bisa semakin leluasa menguasai pasar. Ketidaktegasan pemerintah Indonesia dalam menerapkan technical barrier membuat penetrasi barang China kian masif.

Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Erwin Aksa mengatakan, dalam konteks ACFTA, Indonesia sebenarnya bisa sedikit mengurangi ekspansi barang China dengan hambatan teknis (technical barrier). Sebab, hambatan nonteknis sudah tak bisa dilakukan.

"Hambatan teknis bisa dilakukan lewat pelabelan bahasa Indonesia pada setiap produk China yang masuk ke tanah air. Tapi ini tak dikawal secara ketat, pemerintah kita tak tegas," ujar Erwin saat dihubungi kabarbisnis.com, Selasa malam (17/5/2011).

Dia mengatakan, ketaktegasan pemerintah dalam menegakkan aturan pelabelan itu menjadi celah bagi China untuk mengakali Indonesia. Pelabelan bahasa Indonesia terkadang cuma dipenuhi China dengan menempelkan stiker.

"Kan seharusnya dicetak langsung di produknya. Sekarang yang terjadi, banyak produk China yang masuk ke sini masih memakai bahasa China untuk petunjuk detailnya, lalu sama mereka cuma dikasih stiker bahasa Indonesia. Ini menyedihkan, begitu gampang aturan kita dilanggar," kata CEO Grup Bosowa tersebut. kbc5

Bagikan artikel ini: