Pelanggan e-toll card naik lipat tiga

Minggu, 3 Mei 2009 | 16:24 WIB ET

JAKARTA: Pengguna kartu tol elektronik (e-toll card) naik tiga kali lipat sejak diluncurkan Februari 2008 meski baru diterapkan di sejumlah ruas jalan tol dari rencana tol di Jabodetabek pada tahap awal.

"Setelah beberapa hari dilucurkan peminat kartu sudah 2500, tetapi kini sudah mencapai 11.000 lebih," kata Direktur Operasi PT Jasa Marga Tbk. Aditiyawarman di Jakarta, Minggu (3/5/09).

Kartu tol yang dapat diisi ulang ini, kini sudah terpasang di seluruh jalan tol dalam kota, termasuk Jakarta - Tangerang, dan Tangerang - Merak, sementara ruas lainnya akan dilaksanakan secara bertahap.

Sebelumnya, dalam diskusi yang diselenggarakann wartawan Departemen Pekerjaan Umum di Bandung, akhir pekan lalu, Adityawarman mengatakan, kalangan operator tol tetap menggunakan Bank Mandiri sebagai penerbit e-toll card.

Alasannya, kata Adityawarman, bank ini yang lolos dalam tender pengadaan kartu e-toll card beberapa waktu lalu yang diikuti sejumlah bank.

Dia mengakui, apabila sejumlah bank saat ini juga memiliki teknologi terkini dalam hal kartu prabayar yang juga dapat diisi ulang, serta lebih cepat penggunaannya. "Kami sudah berkomitmen dengan Bank Mandiri. Apalagi bank itu sudah membangun infrastrukturnya, sehingga tidak mungkin menggunakan bank lain."

Namun, kata Adityawarman, dimungkinkan bagi bank yang memiliki teknologi semacam itu bekerjasama dengan Bank Mandiri untuk menerbitkan e-toll card. "Bentuknya mungkin kerjasama operasi (joint operation), tetapi Bank Mandiri tetap sebagai leader."

Saat ini di sejumlah negara yang memiliki jalan tol, penggunaan tenaga manusia semakin dibatasi, ada semacam alat yang dipasang di kendaraan saat melewati jalan tol langsung dipotong melalui rekening bank.

Adityawarman mengatakan, sejumlah operator jalan tol sudah menerapkan gardu tanpa orang (GTO) sehingga lebih efisien dalam pengoperasiannya.

"Petugas yang selama ini menyerahkan karcis tol digantikan dengan alat tersebut. Saat ini memang baru diterapkan di beberapa ruas, tetapi ke depannya dimungkinkan di seluruh ruas," jelasnya. kbc2

Bagikan artikel ini: