Duh, 510 juta perempuan dianiaya di seluruh dunia

Selasa, 24 Januari 2012 | 13:44 WIB ET
(Ilustrasi/istimewa)
(Ilustrasi/istimewa)

SURABAYA, kabarbisnis.com: Diskriminasi terhadap perempuan masih terjadi secara nyata di lingkungan kita.

Data World Development Report on Gender Equality and Development yang dipublikasikan Bank Dunia menyebutkan, meski hampir semua negara telah meratifikasi Konvensi Penghapusan. Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan (CEDAW), nyatanya terdapat 510 juta perempuan di seluruh dunia yang dianiaya oleh partner mereka sepanjang hidupnya.

Saat ini, hanya 19% dari seluruh anggota parlemen di dunia berasal dari kaum perempuan. "Keterwakilan politik yang minim ditambah dengan pemahaman konsep jender yang rendah membuat aspirasi perempuan terhenti pada level pengambil kebijakan. Ini menjadi salah satu kendala pengarusutamaan jender," ujar Kepala Ekonom Manajemen Ekonomi dan Pengurangan Kemiskinan Bank Dunia Shubham Chaudhuri di Surabaya, Selasa (24/1/2012). Dalam kesempatan tersebut, Shubham memaparkan tentang perkembangan keadilan jender di seluruh dunia.

Saat ini 51% peserta pendidikan perguruan tinggi di seluruh dunia adalah mahasiswa. Namun, pada saat bersamaan, masih ada 35 juta anak perempuan yang tak bisa masuk sekolah. Tingkat harapan hidup perempuan memang terus meningkat, namun saat ini ada 4 juta perempuan yang meninggal lebih cepat dibanding laki-laki. kbc5

Bagikan artikel ini: